Laporkan Masalah

Dampak Globalisasi Perdagangan, Finansial, Interpersonal, dan Informasional terhadap Kejahatan Penyelundupan Narkotika Transnasional di Indonesia Tahun 2006–2020

FAHRIZAL LAZUARDI, Dr. Dafri Agussalim

2024 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan Internasional

Studi ini mengkaji mengenai bagaimana globalisasi memengaruhi kejahatan penyelundupan narkotika transnasional di Indonesia. Mengacu pada Indeks Globalisasi KOF, penulis mengajukan hipotesis bahwa empat sub-dimensi globalisasi, yakni globalisasi perdagangan, globalisasi finansial, globalisasi interpersonal, dan globalisasi informasional berkontribusi terhadap kejahatan penyelundupan narkotika transnasional di Indonesia. Untuk menguji hipotesis tersebut, kajian ini mengadopsi metode penelitian kombinasi (mixed methods) yang mengintegrasikan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif mencakup analisis regresi data panel dengan pendekatan Generalized Linear Models (GLM) pada Warga Negara Asing sebagai pengedar narkotika dan empat sub-dimensi globalisasi yang menjangkau 129 negara/kawasan selama tahun 2006–2020, sedangkan analisis kualitatif meliputi wawancara mendalam dan elaborasi terkait kasus penyelundupan narkotika transnasional di Indonesia. Temuan dalam penelitian ini mengonfirmasi bahwa globalisasi perdagangan, globalisasi finansial, globalisasi interpersonal, dan globalisasi informasional memang meningkatkan serta memfasilitasi warga negara asing–sebagai pelaku kejahatan transnasional–dalam menyelundupkan narkotika ke Indonesia. Penelitian berbasis bukti ini dapat digunakan oleh para pemangku kepentingan dalam mengantisipasi dan memitigasi konsekuensi globalisasi pada kejahatan penyelundupan narkotika transnasional. Studi lanjutan juga perlu mempertimbangkan untuk menggunakan pendekatan mixed methods dan mengeksplor beragam aspek globalisasi secara komprehensif dalam mengukur dampaknya terhadap kejahatan penyelundupan narkotika transnasional atau bentuk kejahatan transnasional lainnya.

This study examines how globalization affects drug trafficking in Indonesia. By using the KOF Globalisation Index, we propose the hypotheses that four distinct sub-dimensions of globalization – trade globalization, financial globalization, interpersonal globalization, and informational globalization – contribute to drug trafficking in Indonesia. To test the hypotheses, we employ a mixed methods approach, combining quantitative analysis – utilizing Generalized Linear Models (GLM) on a large panel dataset of foreign citizens involved in drug trafficking and four sub-dimensions of globalization covering 129 countries/regions from 2006 to 2020 – with qualitative analysis, including in-depth interviews and elaboration of drug trafficking cases in Indonesia. The results demonstrate strong empirical support for the hypotheses: trade globalization, financial globalization, interpersonal globalization, and informational globalization increase and facilitate the involvement of foreign citizens in smuggling drugs into Indonesia. These findings will be useful as evidence-based insights for stakeholders in anticipating and mitigating the consequences of globalization on drug trafficking. Moreover, future studies should consider adopting mixed methods and exploring diverse dimensions of globalization when measuring its impact on drug trafficking or other related transnational crimes.

Kata Kunci : kejahatan penyelundupan narkotika transnasional, globalisasi perdagangan, globalisasi finansial, globalisasi interpersonal, globalisasi informasional, Generalized Linear Models, metode penelitian kombinasi, Indeks Globalisasi KOF

  1. S2-2024-466843-abstract.pdf  
  2. S2-2024-466843-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-466843-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-466843-title.pdf