Potensi Nanopartikel Poly-Lactic Acid sebagai Agen Penghantaran Kandidat Vaksin DNA Penyakit Mulut dan Kuku (pEGFP-N1-VP1)
Natalia Rara Kartika Wibowo, Dr. drh. Asmarani Kusumawati, M.P.
2024 | Tesis | S2 Bioteknologi
Penyakit Mulut dan Kuku
merupakan penyakit virus ternak menular yang menurunkan produktivitas hewan
ternak serta menimbulkan kerugian ekonomi. Penanganan utama PMK di Indonesia
mencakup program vaksinasi. Gen VP1 dari virus PMK memiliki sekuens epitope yang
krusial untuk menginduksi antibodi netralisasi, sehingga gen VP1 dipilih
sebagai gen target pada pengembangan vaksin DNA untuk PMK. Penggunaan
nanopartikel Poly-Lactic Acid (PLA) yang bersifat biodegradabel untuk
menghantarkan vaksin DNA bertujuan meningkatkan ketahanan DNA dari degradasi
enzim nuklease dalam tubuh dan faktor lainnya dalam pengembangan vaksin DNA PMK.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui formulasi terbaik untuk membentuk
kompleks nanopartikel PLA-plasmid DNA serta mengetahui ekspresi dari gen VP1
pada sel mamalia. Vektor plasmid yang digunakan dalam penelitian ini adalah
plasmid DNA dengan tag protein fluoresens EGFP-N1 (pEGFP-N1) untuk dapat
mengonfirmasi ekspresi gen melalui pendaran fluoresens. Kloning plasmid DNA
terinsersi gen VP1 yang didapatkan dari GenBank dan telah dioptimasi
dilakukan menggunakan sel bakteri E. coli DH5?.
Plasmid DNA diisolasi untuk diformulasikan dengan nanopartikel PLA (0,01-0,04%)
menggunakan metode water-in-oil-in-water (w/o/w). Polyvinyl Alcohol (PVA)
1?n 2% digunakan sebagai emulsifier dalam metode ini. Karakterisasi
kompleks nanopartikel PLA-plasmid DNA meliputi efisiensi enkapsulasi,
stabilitas, Particle Size Analyzer (PSA), serta pengaruh terhadap
viabilitas sel. Keberhasilan penghantaran nanopartikel PLA serta ekspresi gen VP1
pada sel mamalia dikonfrimasi dengan adanya pendaran fluorosens yang dibaca
dengan mikroskop konfokal. PLA 0,04?ngan PVA 2% menghasilkan formulasi yang
paling stabil. Penghantaran gen VP1 menggunakan nanoparitkel PLA
berhasil menaikan ekspresi gen VP1 sebesar 9,31 kali pada sel HeLa
sebagai model sel mamalia.
Vaccination is a
primary treatment to overcoming Foot and Mouth Disease that reducing livestock productivity
and causing economic losses. Viral Protein 1 (VP1) gene from Foot and
Mouth Disease Virus has crucial epitope sequence for neutralizing antibody
induction. This became the main reason for choosing VP1 as target gene
in DNA vaccine development. The use of biodegradable Poly-Lactic Acid (PLA)
nanoparticles as delivery agent aims to avoid DNA from degradation by nuclease
enzymes in the body and other factors. This research is to find out the best
formulation to form PLA-DNA plasmid nanoparticle complexes and to ascertain the
expression of the VP1 gene in mammalian cells. In this study, pEGFP-N1 was used
as vector plasmid with fluorescent tag protein to confirm gene expression
through fluorescence. The formulation method of PLA-DNA nanoparticle complexes
was using water-in oil-in water (w/o/w) method. Polyvinyl alcohol (PVA)
with 1% and 2% concentration was used as emulsifier in this method. PLA with
0,04% concentration using PVA 2% (1:4) bring out the most stable formulation.
The complexes of PLA-DNA plasmid nanoparticles are not toxic to cells. Delivery
of VP1 gene using PLA nanoparticles succeeded in increasing VP1 gene
expression by 9,31-fold in HeLa cells as a mammalian cell model.
Kata Kunci : gen VP1, nanopartikel, PLA, PMK, vaksin DNA