Laporkan Masalah

Kajian Perubahan Isu Lingkungan Hidup Strategis Akibat Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Pintu Tol Pinggir) Berdasarkan Persepsi Masyarakat di Wilayah Kelurahan Balai Raja Kecamatan Pinggir

Bimo Syakreza Yusapta, Dr. Lutfi Muta`ali, S.Si., MT.; Dr.rer.nat. Muhammad Anggri Setiawan, S.Si., M.Si.

2024 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

Pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai tidak terlepas dari adanya potensi perubahan lingkungan hidup yang ditimbulkannya. Potensi perubahan lingkungan hidup tersebut dapat berupa perubahan pada komponen lingkungan abiotik, komponen lingkungan biotik, dan komponen lingkungan kultural. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan isu lingkungan hidup strategis akibat pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, khususnya di Kelurahan Balai Raja, serta merumuskan strategi pengelolaan lingkungan hidup yang tepat dari perubahan lingkungan hidup strategis yang terjadi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode survey yang menekankan pada survei data primer, yang dilengkapi dengan data sekunder terhadap berbagai obyek kajian, yang berkaitan dengan kajian penentuan perubahan lingkungan hidup strategis akibat pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (PintuTol Pinggir). Data diukur secara sampling, dengan teknik purposive sampling, serta dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan penggunaan metode AHP dalam penentuan prioritas strategis pengelolaan lingkungannya. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis yang merupakan lokasi dari Pintu Tol Pinggir, pada Tol Pekanbaru-Dumai. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah diperolehnya 5 variabel utama yang menjadi isu lingkungan hidup strategis yang mengalami perubahan, variabel-variabel tersebut adalah isu kualitas udara dan kebisingan, isu kondisi aksesibilitas, isu alih fungsi lahan hijau, isu kesempatan kerja, dan isu konflik sosial. Dengan didasari oleh kelima isu lingkungan hidup strategis tersebut, kemudian dirumuskan strategi-strategi yang tepat dan efektif, serta menjadi prioritas utama dalam upaya pengelolaan lingkungan hidup untuk penanganan kelima isu lingkungan hidup strategis tersebut. Adapun bentuk strateginya antara lain: strategi pemantauan kualitas udara dan kebisingan rutin, strategi perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur jalan lokal, strategi pengawasan dan pengendalian lahan hijau, strategi pengembangan lapangan usaha baru dan UMKM, dan strategi kompensasi dan pemulihan dampak. 

The construction of the Pekanbaru-Dumai toll road inevitably brings potential environmental changes. These potential changes can affect abiotic environmental components, biotic environmental components, and cultural environmental components. This study aims to assess the strategic environmental issues resulting from the construction of the Pekanbaru-Dumai Toll Road, particularly in Balai Raja Village, and to formulate appropriate environmental management strategies for the strategic environmental changes that occur. This research uses a survey method that emphasizes primary data surveys, supplemented with secondary data on various study objects related to the assessment of strategic environmental changes due to the construction of the Pekanbaru-Dumai Toll Road (Pinggir Toll Gate). Data were measured by sampling, using purposive sampling techniques, and analyzed using descriptive analysis techniques and the AHP method to determine strategic management priorities. This research was conducted in Balai Raja Village, Pinggir Sub-district, Bengkalis Regency, which is the location of the Pinggir Toll Gate on the Pekanbaru-Dumai Toll Road. The results obtained from this study identified five main variables that are strategic environmental issues experiencing changes. These variables are air quality and noise issues, accessibility condition issues, green land conversion issues, employment opportunities issues, and social conflict issues. Based on these five strategic environmental issues, appropriate and effective strategies were formulated, which became the main priorities in environmental management efforts to address these five strategic environmental issues. The strategies include routine air quality and noise monitoring strategies, local road infrastructure improvement and maintenance strategies, green land supervision and control strategies, new business and SME development strategies, and impact compensation and recovery strategies.

Kata Kunci : Jalan Tol, Isu Lingkungan Hidup Strategis, Strategi Pengelolaan Lingkungan/Toll Road, Strategic Environmental Issues, Environmental Management Strategies

  1. S2-2024-510369-abstract.pdf  
  2. S2-2024-510369-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-510369-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-510369-title.pdf