Laporkan Masalah

Uji Pencemaran Mikrobiologi dan Aflatoksin Dalam Ramuan Obat Tradisional

Wahyuni, Dr. Suwijiyo Pramono, Apt

1988 | Skripsi | S1 FARMASI

Obat tradisional atau jamu yang mengandung banyak kom ponen kimia mempunyai sifat kelembaban yang berbeda-beda sehingga memudahkan untuk ditumbuhi oleh jamur. Disamping itu banyaknya kuman-kuman penyebab penyakit yang tersebar di udara memungkinkan untuk tercemarnya jamu oleh kuman. Untuk melindungi konsumen jamu terhadap bahaya yang tidak dikehendaki, dilakukan penelitian yang dapat mengura ngi kontaminasi kuman pada jamu dan anlisis zat-zat yang dikeluarkan oleh jamur terutama aflatoksin dengan metode Kromatografi Lapis Tipis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sterilisasi jamu dengan uap alkohol dapat mengurangi jumlah kuman kontaminan yang jauh lebih besar jika dibanding dengan sterilisasi uap akuadestilata. Di samping itu kandungan kimia yang terlarut dalam alkohol juga lebih sedikit daripada dalam akuadestilata. Pemeriksaan aflatoksin dalam jamu dengan me tode Kromatografi Lapis Tipis masih terganggu oleh kurku minoid sehingga hanya mampu mendeteksi aflatoksin pada kadar 1.0 ug per 10 gram jamu. Dimana kadar tersebut jauh lebih besar dari kadar yang diperbolehkan ada dalam jamu yaitu 0,2 ug per 10 gram jamu.

Kata Kunci : Mikrobiologi, Aflatoksin, Obat

  1. S1-FAR-1988-Wahyuni-abstract.pdf  
  2. S1-FAR-1988-Wahyuni-bibliography.pdf  
  3. S1-FAR-1988-Wahyuni-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FAR-1988-Wahyuni-tittle.pdf