PENGINDERAAN JAUH UNTUK MENGKAJI PENGARUH SUMBER POLUSI MAJOR SOURCE TERHADAP KUALITAS UDARA DI DKI JAKARTA MENGGUNAKAN GEOGRAPHIC WEIGHTING REGRESSION (GWR) DAN METODE HYSPLIT
Muhammad Iqbal, Dr Bowo Susilo, S.Si., M.T.;Dr. Dyah Rahmawati Hizbaron, S.Si., M.T., M.Sc.
2024 | Tesis | S2 Penginderaan Jauh
Oleh Muhammad Iqbal
NIM. 22/510531/PGE/01554
Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pengaruh sumber polusi utama terhadap kualitas
udara di DKI Jakarta menggunakan pendekatan Geographic Weighting Regression (GWR)
dan data penginderaan jauh dari Sentinel-5P serta metode Hysplit. Penelitian
dilakukan di DKI Jakarta dan sekitarnya yang mencakup Provinsi Jawa Barat dan
Banten, dengan periode analisis bulan kering dan bulan basah tahun 2023. Data
utama yang digunakan meliputi konsentrasi polutan NO?, CO, dan SO? dari citra
Sentinel-5P, serta Network density, Number of intersections, proporsi
industri, dan proporsi energi sebagai variabel independen.
Hasil penelitian
menunjukkan bahwa sektor transportasi memberikan kontribusi terbesar terhadap
polusi udara di Jakarta, diikuti oleh sektor industri dan energi. GWR digunakan
untuk memetakan distribusi spasial polutan dan mengidentifikasi wilayah dengan tingkat
polusi tertinggi. Model Hysplit digunakan untuk menganalisis kontribusi polusi
udara lintas batas (Transboundary Air Pollution, TAP) dan menunjukkan
bahwa polusi dari wilayah sekitar Jakarta, terutama dari sektor industri di
Timur dan sektor energi di Barat, berkontribusi signifikan terhadap kualitas
udara di Jakarta pada bulan kering. Pada
bulan kering, polutan dari industri di Bekasi dan PLTU di Banten terbawa angin
menuju Jakarta, meningkatkan kadar polusi udara. Sebaliknya, pada bulan basah,
polutan cenderung lebih terdispersi karena peningkatan curah hujan yang
membantu menurunkan konsentrasi polutan di atmosfer. Variasi musiman juga
mempengaruhi tingkat polusi, dengan konsentrasi polutan lebih tinggi pada bulan
kering dibandingkan bulan basah.
Penelitian ini
memberikan gambaran komprehensif mengenai distribusi spasial polusi udara dan
faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta menekankan pentingnya kolaborasi
regional dalam pengelolaan kualitas udara. Temuan ini dapat digunakan sebagai
dasar bagi pembuat kebijakan untuk merumuskan strategi pengendalian polusi yang
efektif dan terukur.
Kata kunci: Penginderaan Jauh, Geographic Weighting Regression (GWR), Hysplit, Polusi Udara, Transboundary Air Pollution (TAP)
By Muhammad Iqbal
NIM. 22/510531/PGE/01554
The
results show that the transportation sector contributes the most to air
pollution in Jakarta, followed by the industrial and energy sectors. GWR is
used to map the spatial distribution of pollutants and identify regions with
the highest levels of pollution. The Hysplit model was used to analyze the
contribution of Transboundary Air Pollution (TAP) and showed that
pollution from the area around Jakarta, especially from the industrial sector
in the East and the energy sector in the West, contributed significantly to the
air quality in Jakarta in the dry months.
In the dry months, pollutants from industry in Bekasi and coal-fired
power plants in Banten are carried by the wind towards Jakarta, increasing air
pollution levels. In contrast, in wet months, pollutants tend to be more
dispersed due to increased rainfall which helps to lower the concentration of pollutants
in the atmosphere. Seasonal variations also affect pollution levels, with
pollutant concentrations higher in dry months than in wet months.
This
study provides a comprehensive overview of the spatial distribution of air
pollution and the factors that affect it and emphasizes the importance of
regional collaboration in air quality management. These findings can be used as
a basis for policymakers to formulate effective and measurable pollution
control strategies.
Keywords: Remote Sensing, Geographic Weighting Regression (GWR), Hysplit, Air Pollution, Transboundary Air Pollution (TAP)
Kata Kunci : Remote Sensing, Geographic Weighting Regression (GWR), Hysplit, Air Pollution, Transboundary Air Pollution (TAP)