KENDALI SOFT-GROWING ROBOT BERBASIS REINFORCEMENT LEARNING
MUHAMMAD FAQIH, Ahmad Ataka Awwalur Rizqi , S.T., Ph.D ; Ir. Adha Imam Cahyadi, S.T., M.Eng., D.Eng.
2024 | Skripsi | S1 TEKNIK BIOMEDIS
Soft-growing robot merupakan salah satu jenis robot yang sedang berkembang
saat ini. Namun demikian, kendali pada robot ini bukanlah hal yang mudah. Berbagai
permasalahan seperti derajat kebebasan yang terus meningkat seiring bertambahnya
jumlah segmen membuat formulasi kendali robot ini menjadi rumit. Salah satu kendali
yang dapat digunakan adalah kendali Jacobian. Akan tetapi, kendali Jacobian masih
belum memiliki performa yang optimal. Di sisi lain, kendali Jacobian membutuhkan
pemasangan sensor internal pada robot yang menjadi tantangan tersendiri. Masalah lain
yang timbul adalah bagaimana melakukan penghindaran rintangan pada robot ini,
mengingat penggunaan dari robot jenis ini adalah di ruangan yang sempit dan berliku
seperti contohnya dalam dunia medis adalah esofagus, lambung, dan usus. Berbagai
metode kendali lain telah banyak diusulkan, salah satu yang populer adalah
reinforcement learning.
Penelitian ini bertujuan untuk membuat model kendali soft-growing robot
dengan menggunakan Reinforcement Learning (RL) pada lingkungan 2D dengan
rintangan yang sederhana. Dengan dua jenis strategi penghindaran rintangan yaitu
reward shaping dan sensor jarak, robot telah berhasil untuk menyelesaikan masalah
DOF yang terus bertambah pada lingkungan yang memiliki rintangan dengan
digunakanya sejumlah segmen saat melakukan navigasi. Di sisi lain robot telah berhasil
untuk tidak menabrak rintangan lebih dari 80% pada 100 kali percobaan. Di sisi lain,
robot berhasil mencapai tujuan dengan jarak antara ujung robot dengan target rata-rata
sebesar 0, 36 ± 0, 22 meter dari target yang dituju untuk sensor jarak dan 0, 37 ± 0, 27
meter untuk reward shaping.
Soft-growing robots represent an emerging class of robotics technology.
However, controlling these robots poses significant challenges. The increasing degrees
of freedom with the addition of more segments complicates the control formulation. One
potential solution is Jacobian-based control, but this method does not yet offer optimal
performance. Furthermore, Jacobian control necessitates the integration of internal
sensors, which presents its own set of challenges. Another critical issue is obstacle
avoidance, particularly since these robots are designed for use in narrow, winding
environments such as the esophagus, stomach, and intestines in medical applications.
Among various control methods proposed, reinforcement learning (RL) has gained
popularity.
This study aims to develop a control model for soft-growing robots using
Reinforcement Learning (RL) in a 2D environment with simple obstacles. Utilizing two
obstacle avoidance strategies, reward shaping and distance sensors, the robot
successfully addressed the increasing degrees of freedom (DOF) problem in
environments with obstacles by navigating with multiple segments. The robot also
managed to avoid collisions with obstacles in over 80% of 100 trials. Additionally, the
robot achieved its targets with an average distance from the goal of 0.36 ± 0.22 meters
using distance sensors and 0.37 ± 0.27 meters with reward shaping.
Kata Kunci : Soft-growing Robot, Navigation, Reinforcement Learning, Obstacle Avoidance, Reward Shaping