Konstruksi Eurasia: Dari Kawasan Pinggiran Menuju Arena Kontestasi Kekuasaan
Diandra Ayu Larasati, Dr. Lukmanul Hakim, S.I.P., M.A.
2024 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan Internasional
Tesis ini mengkaji fenomena berlangsungnya perang
Rusia-Ukraina sebagai peristiwa monumental yang mencerminkan fenomena
pergeseran peran kawasan Eurasia. Fenomena tersebut dianalisis melalui
perspektif Konstruktivisme menggunakan teori regional security complex,
dan dilakukan dalam level of analysis regional, yang berfokus
kepada keseluruhan kawasan Eurasia. Tesis ini berargumen bahwa peristiwa Perang
Rusia-Ukraina pada tahun 2022 dan berbagai dinamika yang terjadi mengiringi
meletusnya perang tersebut merupakan indikasi terjadinya perubahan dalam peran
kawasan Eurasia, yaitu dari daerah yang dependen terhadap Uni Soviet di masa
Perang Dingin menjadi negara-negara yang berdaulat. Negara-negara ini pun
kemudian bekerjasama dengan aktor-aktor di luar Eurasia seperti NATO, EU,
Rusia, dan Tiongkok, dengan orientasi politik internasional yang berbeda.
Dinamika perebutan kekuasaan antar-aktor tersebut kemudian menimbulkan
perubahan yang signifikan dalam tiga indikator regional security
complex kawasan Eurasia, yang dapat dilihat dari perubahan susunan
unit-unit di kawasan. Hal tersebut kemudian diikuti dengan transformasi
dinamika amity dan enmity kawasan, yang lalu
berakibat pada perubahan distribusi power Eurasia dari
pemerintah pusat Uni Soviet kepada negara-negara di kawasan Eurasia. Pada
akhirnya, perubahan ketiga indikator tersebut menciptakan regional
security complex yang makin rumit di kawasan Eurasia, yang dinamikanya
sangat dependen terhadap proses kontestasi great power yang
menjadi ‘mitra’ masing-masing negara.
This thesis researches about the phenomenon of Russo-Ukraine
War as a monumental occurrence reflective of Eurasia’s shift of role as a
region and the implication that it has on Eurasia’s future. This phenomenon is
analyzed through Constructivism perspective in regional level of analysis, utilizing
regional security complex theory to focus on analysis about the whole region.
This thesis argues that Russo-Ukraine War, along with previous dynamics that
preceded it after the Cold War, are indicative of Eurasia’s shift from a dependent
subject of the Soviet Union to a region consisting of sovereign nation-states. Each
of these nation-states forged cooperations with various outside actors, such as
NATO, EU, Russia, and China, reflecting a high variety in each nation-states’ international
political orientations. Various outside actors involved with Eurasia reflects the
dynamics of power struggle between great powers that influence Eurasia’s three
regional security complex indicators. Changes of units arrangement, changes of
the amity and enmity dynamics, and distribution of power within Eurasia from
Soviet Union to each nation-states in Eurasia are happening, and signify the
increasing complexity of the region’s regional security complex, that is very
dependent on the great power struggles between each nation’s foreign ‘benefactors’.
Kata Kunci : Regional Security Complex, Eurasia, Perang Rusia-Ukraina