Menua Bahagia dalam Senyap: Memahami Jalur Perkembangan Successful Aging dari Perspektif Life Course pada Transpuan
Lita Widyo Hastuti, Prof. Dr. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med. Sc., Ph.D. ; Dr. MG Adiyanti, M.S.
2024 | Disertasi | S3 Psikologi
Transpuan sebagai kelompok marginal memiliki
sejumlah pengalaman khusus yang bisa mempengaruhi kehidupan mereka, termasuk
pada saat memasuki masa tua. Keterbatasan ruang hidup serta dukungan yang minim
membuat mereka harus berupaya keras untuk bisa hidup nyaman di masa tuanya. Penelitian bertujuan untuk menggambarkan
jalur perkembangan (developmental
pathways) yang membentuk penuaan yang berhasil (successful aging) dengan melihat kontinuitas perkembangan dalam
konteks kehidupan transpuan. Penelitian ini diawali dengan mencari tema-tema
yang mengarah pada successful aging, menarasikan kehidupan transpuan,
menemukan indikator successful aging, serta menyusun jalur perkembangan successful
aging.
Studi naratif dipilih sebagai metode yang
didukung pengumpulan data melalui wawancara mendalam sebagai metode utama. Observasi
partisipatif dan focus group discussion digunakan sebagai metode
pendukung. Partisipan riset adalah transpuan (male to female transgender) berusia 56-68 tahun berjumlah 13 orang
(partisipan wawancara dan focus group discussion) yang berdomisili di
wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Data digunakan untuk menjawab pertanyaan
penelitian: Bagaimana jalur perkembangan yang membentuk successful aging berdasarkan pengalaman kehidupan transpuan.
Analisis dalam penelitian ini menggabungkan antara teknik analisis tematik
serta analisis struktural.
Hasil penelitian menemukan
kesimpulan: (1) Setiap tahap perkembangan memberikan kontribusi berkesinambungan
pada pembentukan jalur perkembangan successful aging transpuan; (2) Masa
dewasa awal memiliki posisi penting untuk
memprediksi successful aging transpuan; (3) Pembentukan successful
aging melalui fase awal, fase lanjutan dan fase penguatan yang terintegrasi dengan tahap perkembangan; (4) Perjalanan
hidup transpuan banyak memuat penolakan dan rentan terhadap isu kesehatan
mental, sehingga acceptance menjadi sesuatu yang penting dan mendesak; (5)
Acceptance sebagai bentuk dukungan psikologis posisinya sangat berarti
bagi masyarakat kolektif yang merupakan latar penelitian. Kebutuhan acceptance
terintegrasi ke dalam semua lingkaran ekologis.
As a marginalized group,
trans women possess a number of special experiences making impacts to their lives, including when they enter old
age. Limited living space and minimal supports require them to work hard to be
able to live comfortably in old age. This research aims to describe the
developmental pathways that shape successful aging by looking at developmental
continuity in the context of trans women's lives. The research began by looking
for themes that lead to successful aging, narrating the lives of trans women,
finding indicators of successful aging, and developing a developmental pathway
for successful aging.
Narrative study was
selected as a method supported by data collection through in-depth interviews
as the main method. In addition, participatory observation and focus group
discussions were also carried out as the supporting methods. The research
participants were 13 trans women (male to female transgender) aged 56-68 years
(interviewees and focus group discussion participants) residing in the Special
Region of Yogyakarta. Data is used to answer the following research questions:
What are the developmental pathways that shape successful aging based on the
life experiences of trans women. The
research analysis combines thematic analysis techniques and structural
analysis.
The research drew the
following conclusions: (1) Each stage of development contributes to the
formation of trans women's successful aging development path. The contribution
of each stage of development is reinforced by the next stages of development;
(2) Early adulthood takes important roles in predicting the successful aging of
trans women; (3) Successful aging is formed in the early, advanced, and
reinforcement stages, and each of which is integrated with developmental
stages;
4). Social rejection
causes trans women to be prone to mental health issues. Therefore, acceptance is something important and urgent for them;
(5) A form of psychological supports, acceptance is very meaningful to the
collective society, which is the setting of this research. The need of
acceptance is integrated into all ecological circles.
Kata Kunci : transpuan, transwomen, jalur perkembangan, developmental pathways, successful aging