KOMPARASI BEBERAPA ALGORITMA SEGMENTASI DAN KLASIFIKASI PADA PEMETAAN JENIS PERMUKIMAN MENGGUNAKAN WORLDVIEW-2 DAN PLANETSCOPE
Akmal Hafiudzan, Dr. Prima Widayani, S.Si., M.Si; Noorhadi Rahardjo, M.Si. P. M.
2024 | Tesis | S2 Penginderaan Jauh
Beragamnya jenis citra komersil di pasaran serta algoritma segmentasi dan klasifikasi
sebagai komponen pemetaan jenis permukiman menggunakan GEOBIA untuk
ekstraksi data spasial sosioekonomi di kawasan perkotaan menyebabkan munculnya
tuntutan untuk melakukan studi komparatif mengenai perbandingan kombinasi ketiga
komponen tersebut. Penelitian ini menggunakan data Citra WorldView-2 (2m dan
0.5m) serta Planetscope (3m) perekaman tahun 2020 pada wilayah latih di Kelapa Dua,
Tangerang, Banten dan wilayah uji di Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat. Algoritma
segmentasi yang digunakan adalah Multiresolution Segmentation di eCognition dan
SNIC di Google Earth Engine. Algoritma klasifikasi yang digunakan adalah RF dan
SVM. Metode yang digunakan adalah metode komparatif 12 skenario yang telah
disusun berdasarkan kombinasi produk citra, algoritma segmentasi, dan algoritma
klasifikasi. Ekstraksi fitur dilakukan melalui Google Earth Engine serta dilanjutkan
dengan reduksi fitur menggunakan metode PCA. Klasifikasi terdiri atas dua tahap
berupa klasifikasi penggunaan lahan untuk masking lahan permukiman dan klasifikasi
jenis permukiman (Kampung Kota, Perumnas, Cluster/Elit). Hasil dari pemetaan
adalah 12 peta jenis permukiman berdasarkan kombinasi jenis citra, algoritma
segmentasi, dan algoritma klasifikasi. Nilai akurasi menunjukkan rentang dari 39-72%
pada wilayah latih dengan skenario terbaik adalah citra WorldView-2 (2m), algoritma
MS dan SVM (W2-1-B). Pada wilayah uji, nilai akurasi berada di rentang 34-51%.
Dengan skenario terbaik adalah citra WorldView-2 (0.5m), algoritma MS dan SVM
(W1-1-B). Seluruh hasil kombinasi belum mencapai standar minimum sebesar 90%
dikarenakan adanya perubahan warna atap di kelas Perumnas yang memengaruhi nilai
variabel spektral objek segmentasi.
The diversity of commercial image types in the market along with segmentation and
classification algorithms as components of urban settlement type mapping using
GEOBIA for socioeconomic spatial data extraction in urban areas has led to the need
for a comparative study on the combination of these three components. This research
utilizes WorldView-2 (2m and 0.5m) and Planetscope (3m) imagery data captured in
2020 in the training area of Kelapa Dua, Tangerang, Banten, and the test area of Parung
Panjang, Bogor, West Java. The segmentation algorithms used are Multiresolution
Segmentation in eCognition and SNIC in Google Earth Engine. The classification
algorithms employed are RF and SVM. The method involves a comparative study of
12 scenarios based on combinations of image products, segmentation algorithms, and
classification algorithms. Feature extraction is performed using Google Earth Engine
followed by feature reduction using PCA. The classification consists of two stages:
land use classification for masking residential areas and classification of settlement
types (Urban Village, Government Housing, Cluster/Elite). The mapping results in 12
maps of settlement types based on combinations of image types, segmentation
algorithms, and classification algorithms. Accuracy values range from 39% to 72% in
the training area, with the best scenario being WorldView-2 (2m), MS algorithm, and
SVM (W2-1-B). In the test area, accuracy ranges from 34% to 51%, with the best
scenario being WorldView-2 (0.5m), MS algorithm, and SVM (W1-1-B). All
combinations fall short of the minimum standard of 90?curacy due to changes in
roof color in the Government Housing class affecting the spectral variable values of
segmented objects.
Kata Kunci : Multiresolution Segmentation, SNIC, WorldView-2, Planetscope, GEOBIA