Laporkan Masalah

ANALISIS PENGARUH KEPEMILIKAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) TERHADAP KEJADIAN PENGELUARAN KESEHATAN KATASTROFIK DI INDONESIA TAHUN 2020-2021

TIARA SETYATI, Heni Wahyuni, M.Ec.Dev., Ph.D.

2024 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Pencapaian cakupan kesehatan semesta dan tujuan proteksi finansial rumah tangga dari pengeluaran kesehatan yang bersifat katastrofik adalah aspek penting dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia. Pengeluaran kesehatan katastrofik dapat menyita porsi besar anggaran rumah tangga, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kemiskinan dan penurunan status kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak kepemilikan JKN terhadap pengeluaran kesehatan katastrofik di Indonesia pada tahun 2020 dan 2021. Menggunakan data dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa kepemilikan JKN dapat berpengaruh dalam mengurangi insiden pengeluaran kesehatan yang katastrofik. Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang dengan pendekatan ekonometrik, khususnya analisis regresi logistik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan JKN secara signifikan menurunkan insiden pengeluaran kesehatan katastrofik sebesar 50 persen pada ambang batas 40 persen untuk tahun 2020 dan 2021. Temuan ini mengindikasikan bahwa program JKN memiliki potensi signifikan dalam memberikan proteksi finansial terhadap pengeluaran kesehatan yang berlebihan, yang selaras dengan tujuan mencapai cakupan kesehatan semesta di Indonesia.

Achieving universal health coverage and the objective of providing financial protection for households against catastrophic health expenditures are critical components of the Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) program in Indonesia Catastrophic health expenditures can significantly strain household budgets, resulting in poverty and declining health status.. This study aims to evaluate the impact of JKN enrolment on catastrophic health expenditures in Indonesia during 2020 and 2021. Utilizing data from the National Socioeconomic Survey (Susenas), this research aims to ascertain whether JKN ownership correlates with a reduction in the incidence of catastrophic health expenditures.. The study employs a cross-sectional design with an econometric approach, specifically logistic regression analysis.

The results indicate that JKN ownership is associated with a significant 50 percent reduction in the incidence of catastrophic health expenditures at the 40 percent threshold for both 2020 and 2021. These findings suggest that the JKN program has considerable potential to provide financial protection against excessive health expenditures, thus supporting the goal of achieving universal health coverage in Indonesia.

Kata Kunci : jaminan kesehatan/health insurance, JKN, OOP, pengeluaran kesehatan katastrofik/catastrophic health expenditures

  1. S2-2024-464971-abstract.pdf  
  2. S2-2024-464971-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-464971-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-464971-title.pdf