Pengaruh Kualitas Layanan Mobile Banking terhadap Retensi Konsumen dengan Kepuasan Konsumen sebagai Pemediasi pada KBMI (Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti) IV di Indonesia
ALICE SAYYIDA SAFARUDDIN, Bayu Sutikno, S.E.,M.S.M.,Ph.D
2024 | Skripsi | MANAJEMEN
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh
kualitas layanan mobile banking yang meliputi kemudahan penggunaan,
efisiensi, interoperabilitas, privasi dan keamanan, daya tanggap, biaya
layanan, serta portofolio layanan terhadap kepuasan konsumen yang akan
memediasi pada retensi konsumen. Kemudian,
penelitian ini mengkolaborasi dimensi E-S-QUAL (Electronic Service Quality) dan
BSQ (Banking Service Quality) menjadi sebuah pengukuran dalam melakukan
pengujian serta menggunakan objek penelitian berupa layanan mobile banking
di Indonesia sebagaimana lebih lanjut dalam melakukan pengujian terhadap
kualitas mobile banking pada bank – bank yang terklasifikasi pada KBMI
(Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti) IV, yang meliputi, Bank Mandiri “Livin
By Mandiri”, Bank Rakyat Indonesia (BRI) “BRI-Mo”, Bank Negara
Indonesia (BNI) “BNI Mobile Banking” serta Bank Central Asia (BCA) “M-BCA”.
Responden penelitian ini adalah memiliki usia di atas 18 tahun, berdomisili maupun bertempat tinggal di Pulau Jawa secara khusus di kota – kota besar seperti Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Bandung, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya, serta telah menggunakan layanan mobile banking minimal satu tahun penggunaan. Penelitian ini berhasil mengumpulkan serta memproses data dari 223 responden yang telah memenuhi syarat melalui metode pengumpulan data non- probability purposive sampling. Kemudian, metode analisis data menggunakan dua cara, yaitu melalui SPSS (Statistical Package for The Social Sciences) dalam melakukan pengujian validitas dan reliabilitas pada responden kecil berjumlah 50 responden serta metode PLS- SEM (Partial Least Square – Structural Equation Modelling) untuk menguji pengaruh kualitas layanan mobile banking terhadap retensi konsumen dengan kepuasan konsumen sebagai pemediasi secara keseluruhan.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan, efisiensi, privasi dan keamanan, daya tanggap, biaya layanan, serta portofolio layanan berpengaruh positif dan signifikan pada kepuasan konsumen. Lebih lanjut, kepuasan konsumen berpengaruh positif dan signifikan pada retensi konsumen. Sementara itu, interoperabilitas menunjukkan bahwa berpengaruh negatif dan tidak signifikan pada kepuasan konsumen.
This study aims to investigate the impact of mobile
banking service quality, encompassing encompassing ease of use, efficiency,
interoperability, privacy and security, responsiveness, service costs, and
service portfolio, on consumer satisfaction, which mediates consumer retention.
The study integrates the E-S-QUAL (Electronic Service Quality) and BSQ (Banking
Service Quality) dimensions into a unified measurement framework to evaluate
mobile banking services in Indonesia. Specifically, it assesses the quality of
mobile banking services provided by banks classified under KBMI (Kelompok Bank
Berdasarkan Modal Inti) IV, including Bank Mandiri with "Livin By
Mandiri," Bank Rakyat Indonesia (BRI) with "BRI-Mo," Bank Negara
Indonesia (BNI) with "BNI Mobile Banking," and Bank Central Asia
(BCA) with "M-BCA."
The study's respondents are
individuals aged over 18 years, residing on the island of Java, particularly in
major cities such as Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi),
Bandung, Yogyakarta, Semarang, and Surabaya. These individuals have utilized
mobile banking services for a minimum of one year. The research collected and
analyzed data from 223 respondents who met the criteria, employing a
non-probability purposive sampling method for data collection. The data
analysis was conducted using two approaches: SPSS (Statistical Package for the
Social Sciences) to test the validity and reliability with a small sample of 50
respondents, and PLS-SEM (Partial Least Square - Structural Equation Modeling)
to examine the influence of mobile banking service quality on consumer
retention, with consumer satisfaction serving as a mediator.
The findings reveal that
ease of use, efficiency, privacy and security, responsiveness, service costs,
and service portfolio positively and significantly influence consumer
satisfaction. Additionally, consumer satisfaction positively and significantly
impacts consumer retention. However, interoperability exhibits a negative and
insignificant effect on consumer satisfaction.
Kata Kunci : Perbankan,Layanan,Mobile Banking,Retensi Konsumen,KBMI