Peran Pemimpin sebagai Policy Entrepreneurs: Strategi Introduksi dan Komunikasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi di Kalurahan Panggungharjo, Sewon, Bantul
Tevana Sari Dewi, Dr. Ario Wicaksono, M.Si ; Prof. Ir. Achmad Djunaedi, MURP., Ph.D.
2024 | Tesis | S2 Mag.Studi KebijakanData menunjukkan bahwa volume sampah di DIY terus meningkat setiap tahunnya. Meskipun pemerintah di berbagai tingkatan di DIY telah berupaya keras untuk mengatasi masalah sampah, namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa jumlah sampah yang dihasilkan masyarakat terus meningkat secara signifikan. Kapasitas pengelolaan sampah yang ada saat ini belum mampu mengimbangi laju pertumbuhan produksi sampah, sehingga menyebabkan berbagai masalah lingkungan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemimpin sebagai policy entrepreneurs yang berfokus pada strategi introduksi dan komunikasi kebijakan pengelolaan sampah berbasis teknologi "Pasti Angkut" di Kalurahan Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Penelitian ini juga memaparkan akan analisis best practice terbentuknya inovasi kebijakan pengelolaan sampah paripurna berbasis layanan digital. Adanya inovasi konsep baru dengan inovasi yang menggabungkan mekanisasi pengelolaan sampah dengan teknologi untuk digitalisasi di desa diinisiasi oleh kepala desa di level lokal sekaligus adanya kolaborasi antar aktor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif, dan memahami secara komprehensif fenomena di lapangan dipandu oleh teori (theory driven). Teknik pengumpulan data primer berupa observasi, wawancara, dan juga dokumentasi. Sementara data sekunder dikumpulkan dari jurnal, artikel, dan situs web yang terkait dengan topik tersebut. Observasi dilakukan selama dua bulan, wawancara dengan sebanyak sembilan informan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data penelitian yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil analisis penelitian ini memberikan pemahaman tentang pentingnya peran policy entrepreneurs dalam mendorong perubahan kebijakan di tingkat lokal, serta bagaimana nilai-nilai lokal dapat diintegrasikan dalam strategi introduksi dan komunikasi guna mencapai keberhasilan dalam melakukan implementasi kebijakan yang berkelanjutan.
Data shows that the
volume of waste in in the Special Region of Yogyakarta (DIY) continues to
increase every year. Although the government at various levels in DIY has made
great efforts to overcome the waste problem, the reality on the ground shows
that the amount of waste produced by the community continues to increase
significantly. The current waste management capacity has not been able to keep
up with the growth rate of waste production, causing various environmental and
health problems. This study aims to determine the role of leaders as
policy entrepreneurs who focus on the introduction and communication strategy
of the technology-based waste management policy “Pasti Angkut” in Panggungharjo
Village, Sewon, Bantul, Yogyakarta. This research also describes the best
practice analysis of the formation of a digital service-based waste management
policy innovation. The existence of a new concept innovation with an innovation
that combines waste management mechanization with technology for digitization
in this village was initiated by the village head at the local level as well as
collaboration between actors. This study employed descriptive qualitative
research that comprehensively understands phenomena in the field guided by
theory (theory driven). The primary data collected by observation, in-depth
interviews, and documentation. Meanwhile, the secondary data colleted from
journals, articles, and websites related to the topic. Observation was carried
out for two months, interviews with as many as nine informants selected by
purposive sampling technique. The research data analysis techniques are data
reduction, data presentation, and conclusion/verification. This research
defines the the importance of the role of policy entrepreneurs in driving
policy change at the local level, as well as how local values can be integrated
in the introduction and communication strategy to achieve success in
implementing sustainable policies.
Kata Kunci : Strategi Komunikasi Kebijakan, Policy Entrepreneurs, Kebijakan Pengelolaan Sampah