Laporkan Masalah

Komitmen organisasional dan kinerja pelayanan keperawatan uang rawat inap RSUD Ulin Banjarmasin

SUPRIADINATA, Sri Werdati, SKM.,M.Kes

2004 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin di era swadana, dihadapkan pada beberapa masalah diantaranya berhubungan dengan manajemen pelayanan keperawatan yang merupakan salah satu pelayanan strategis yaitu menyangkut kinerja dan komitmen organisasional perawat ketika memberikan asuhan keperawatan. Kondisii internal ini belum dapat mengantisipasi terhadap perubahan lingkungan eksternal yang terjadi, masih ada staf pelaksana keperawatan dalam memberikan pelayanan atau asuhan keperawatan bersifat fungsional dan belum profesional. Para pelaksana keperawatan, bekerja hanya bersifat rutinitas, pelayanan yang diberikan masih dibawah standar mutu keperawatan dan sistem pendokumentasian asuhan keperawatan masih belum berjalan secara keseluruhan di ruang rawat inap. Secara umum pola hubungan dan komunikasi antara perawat mempunyai kecenderungan tinggi pada aspek hubungan perseorangan tetapi lebih rendah perhatiannya terhadap peran fungsi atau kinerja perawat. Tujuan: Mengetahui tingkat pengetahuan mengenai asuhan keperawatan, komitmen organisasional perawat, dan kinerja pelayanan keperawatan. Menganalisis apakah ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan komitmen organisasional dengan kinerja pelayanan keperawatan di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin. Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan alat ukur memakai checklist dan kuesioner tertutup. Subjek penelitian adalah perawat lulusan akademi perawat yang bekerja diruang rawat inap dan besar sampel 64 orang. Pelaksanaan analisis digunakan uji statistik korelasi. Hasil: Berdasarkan uji korelasi menunjukan bahwa r= -0,079 atau tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat tentang asuhan keperawatan dengan kinerja pelayanan keperawatan. Namun ditemukan ada hubungan yang signifikan antara komitmen organisasional dengan kinerja pelayanan keperawatan, yaitu r= 0,388**. Kesimpulan: Tidak ada hubungan tingkat pengetahuan perawat tentang asuhan keperawatan terhadap kinerja pelayanan keperawatan, akan tetapi ada hubungan antara komitmen organisasional perawat terhadap kinerja pelayanan keperawatan di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin

Background: Ulin District General Hospital, Banjarmasin, in swadana (self funding) era, was faced to some problems, among of these correlated to nursing service management which constitute of once of strategies service that is connected to performance and nurse’s organizational commitment when provide nursing care. This internal condition could not give anticipation to the event of the change of external circumstance, there is nursing implementer staff in providing service or nursing care still functional nature and not in professional nature yet. The nursing implementers, have work only in routinity manner, the service that provide still beneath the nursing quality standard and the documentation system of nursing caring still not entirely working yet in inpatient room. Generally the relationship and communication pattern among nurses have high tendency to personal relationship aspect but have lower concern to the role of nurse function or nurse performance. Objectives: Knowing the knowledge level about nursing caring, nurse organizational commitment, and nursing service performance. To analyzing, is there the correlation between knowledge level and the organizational commitment with nursing service performance in inpatient room, Ulin District General Hospital, Banjarmasin. Methods: This research used cross sectional method with measurement tool consist of checklist and closed questionnaire. The subject of research is a nurse that graduate of nursing academy which work in inpatient room, and the size of sample is 64 nurses. The analysis is use correlation statistic test. Results: Based on correlation test showed that r= -0,079 or there is no significant correlation between nurse’s knowledge about nursing caring with the nursing service performance. However, it is found that there is significant correlation between organizational commitment and nursing service performance (r=0,388). Conclusions: There is no correlation between the level of nurse’s knowledge about nursing caring to nursing service performance, but there is correlation between nurse’s organizational commitment and nursing service performance in inpatient room in Ulin District General Hospital, Banjarmasin.

Kata Kunci : Manajemen Rumahsakit,Kinerja Layanan,Komitmen Organisasional


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.