Model Penggunaan Ponsel Yang Bermasalah Pada Remaja
Jusuf Tjahjo Purnomo, Prof. Dr. Sofia Retnowati, M.S., Galang Lufityanto, S.Psi., M.Psi. PhD.
2024 | Disertasi | S3 PsikologiPenggunaan ponsel yang bermasalah pada remaja meningkat di seluruh dunia. Penelitian ini didasari atas kejadian penggunaan ponsel yang banyak melibatkan remaja di Indonesia, namun sedikit yang diketahui tentang penggunaan ponsel yang bermasalah dan mekanisme yang memediasi faktor terkait. Tujuan penelitian ini adalah memeriksa model prediktif Penggunaan Ponsel yang Bermasalah (PPB) pada remaja. Peneliti mengajukan hipotesis bahwa ada kecocokan model teoritis dengan data empiris yang mengusulkan Impulsivitas berperan sebagai mediator Mindfulness, Fungsi keluarga, Relasi teman sebaya, Pola penggunaan dan Kepribadian terhadap PPB. Analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) melibatkan 1207 responden. Hasil studi ini membuktikan sebagian hipotesis penelitian diterima. Kepribadian (Neurotisme, Ekstraversi dan Agreeableness), mindfulness, penggunaan media sosial dan durasi penggunaan berpengaruh pada penggunaan ponsel yang bermasalah (PPB). Mindfulness, Fungsi keluarga dan relasi teman sebaya berpengaruh pada impulsivitas. Impulsivitas tidak berpengaruh pada PPB. Hasil penelitian ini juga membuktikan keterkaitan problematic behavior theory dengan penggunaan teknologi. Implikasi penelitian menawarkan pada remaja, orang tua, akademisi atau praktisi tentang kebaruan model penggunaan ponsel dan faktor-faktor yang memprediksikannya.
Problematic cell phone use in adolescents is increasing worldwide. This study was prompted by concern over the incidence of heavy cell phone use involving adolescents in Indonesia, yet little is known about problematic cell phone use and the mechanisms mediating related factors. The purpose of this study was to examine the predictive model of Problematic Cell Phone Use (PPB) in adolescents. The researcher hypothesized that there is a fit of the theoretical model with empirical data proposing Impulsivity acts as a mediator of Mindfulness, Family functioning, Peer relations, Usage patterns and Personality on PPB. Data analysis using Structural Equation Modeling (SEM) method involved 1207 respondents. The results of this study prove that some of the research hypotheses are accepted. Personality (Neuroticism, Extraversion and Agreeableness), mindfulness, social media use and duration of use influence problematic cell phone use (PPB). Mindfulness, family functioning and peer relations had an effect on impulsivity. Impulsivity has no effect on PPB. The results of this study also prove the relationship between problematic behavior theory and technology use. The implications of the study offer adolescents, parents, academics, and practitioners about the novelty of the cell phone use model and the factors that predict it.
Kata Kunci : penggunaan ponsel yang bermasalah, kepribadian, impulsivitas, mindfulness, fungsi keluarga, relasi teman sebaya, pola pengunaan, remaja