Laporkan Masalah

Hubungan antara asupan energi dan vitamin B1 dengan daya tahan jantung-paru atlet Sepakbola PS. Semen Padang tahun 2003

MARGARETHA, Linda, Dr.dr. B.M. Woro Kushartanti

2004 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: Untuk mencapai prestasi yang optimal diperlukan daya tahan jantung-paru yang baik pada atlet sepakbola. Daya tahan jantungparu pemain sepakbola dapat ditingkatkan dengan latihan yang memerlukan energi yang banyak. Olahraga sepakbola merupakan gerakan tubuh yang memerlukan banyak energi yang diperoleh dari zat gizi makro (karbohidrat, lemak dan protein). Metabolisme yang optimal dari makronutrien tergantung dari mikronutrien. Bertambahnya kebutuhan energi, bertambah pula kebutuhan akan vitamin B1. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara asupan energi dan vitamin B1 dengan daya tahan jantung-paru atlet sepakbola profesional PS. Semen Padang Tahun 2003. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional pada 23 orang atlet sepakbola PS. Semen Padang. Variabel penelitian terdiri dari asupan energi, vitamin B1 dan daya tahan jantung-paru. Analisis menggunakan uji regresi dan korelasi partial. Hasil: Hubungan antara asupan energi dan daya tahan jantung-paru adalah tidak linear (p = 0,734); Ada hubungan yang linear antara asupan vitamin B1 dengan asupan energi (p = 0,034); Hubungan antara asupan vitamin B1 dengan daya tahan jantung-paru adalah tidak linear (p = 0,462). Kesimpulan: Asupan energi yang sesuai dengan kebutuhan atlet maka daya tahan jantung-paru atlet baik; Asupan vitamin B1 yang sesuai dengan kebutuhan atlet maka daya tahan jantung-paru atlet baik; semakin tinggi asupan vitamin B1 semakin tinggi asupan energi.

Background: To reaching the optimal achievement of the PS. Semen Padang soccer team players are needed cardiorespiratory endurance. Cardiorespiratory endurance of the PS. Semen Padang soccer team players could be increased by exercise that needs much energy. Its energy is taken from macronutrient namely carbohydrate, fat and protein. An optimal matabolism of macronutrient really depends on micronutrient. The increasing of energy intake leads to the increasing of vitamin B1 intake. Objective: This study was aimed at finding out the correlation between energy and vitamin B1 intake with the cardiorespiratory endurance of Semen Padang soccer team players in 2003. Methods: This was cross-sectional design of 23 PS. Semen Padang soccer team players. The variabels were energy intake, vitamin B1 intake and cardiorespiratory endurance. The analysis methods were regresion test and partial correlation. Result: The correlation between energy intake and cardiorespiratory endurance wasn’t linear (p = 0,734); there was significant correlation between vitamin B1 and energy intake (p = 0,034); the correlation between vitamin B1 intake and cardiorespiratory endurance wasn’t linear (p = 0,462). Conclution: Good cardiorespiratory endurance was caused by the appropriateness of energy intake with regard to the athlete needs; The higher athletes vitamin B1 intake, the higher energy intake of the athlete.

Kata Kunci : Gizi Atlet, Asupan Energi, Vitamin B1, Daya Tahan Jantung dan Paru


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.