ANALISIS PENGARUH MODAL INTELEKTUAL TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN: SEKTOR KEUANGAN DAN SEKTOR NONSIKLIKAL
Johani Triyana Silaen, Prof. Dr. Eduardus Tandelilin M.B.A.
2024 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan
Modal intelektual merupakan aset tidak berwujud yang dapat mendorong pertumbuhan perusahaan. Ketiga komponen modal intelektual seperti, modal manusia, modal struktural, dan modal yang digunakan memiliki masing-masing pengaruh yang berbeda terhadap kinerja perusahaan.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh modal intelektual, yang diukur melalui Value Added Intellectual Capital (VAIC), terhadap kinerja perusahaan pada sektor keuangan dan nonsiklikal yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2023. Sumber data perusahaan sektor keuangan dan sektor nonsiklikal diperoleh dari laporan keuangan masing-masing perusahaan yang telah di audit. Data yang digunakan merupakan data panel yang diuji menggunkan random effect model.
Hasil analisis empiris menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif signifikan antara VAIC secara keseluruhan dengan kinerja perusahaan yang diproksikan oleh Tobin's Q dan net profit margin (NPM). Temuan ini mengindikasikan bahwa investasi dalam modal intelektual, khususnya modal manusia dan struktural, berkontribusi pada peningkatan nilai perusahaan dan profitabilitas. Studi komparatif antara kedua sektor mengungkapkan perbedaan pola pemanfaatan modal intelektual, di mana sektor nonsiklikal menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mengkonversi modal intelektual menjadi nilai tambah yang berkelanjutan
Intellectual capital, recognized as an intangible asset, is posited to be a catalyst for business perfomance. Its constituent components, human capital, structural capital, and capital employed, are believed to exert distinct influences on company performance.
This study examines the relationship between intellectual capital, as measured by the Value Added Intellectual Capital (VAIC) model, and the performance of financial and noncyclical firms listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2019–2023 period, with a focus on determining the nature and magnitude of this relationship. Financial data for both the financial and non-cyclical sectors were sourced from the audited financial statements of each individual company. A panel dataset was employed, and the analysis was conducted using a random effects model.
Empirical analysis revealed a significant positive correlation between VAIC and company performance, as proxied by Tobin's Q and net profit margin (NPM). These results highlight the contribution of investments in human capital and structural capital to enhanced company valuation and profitability. Comparative analysis between the two sectors indicated divergent patterns of intellectual capital utilization, with the noncyclical sector demonstrating a superior capacity to transform intellectual assets into sustained value.
Kata Kunci : Tobin’s Q, NPM, business performance, intellectual capital, financial sector, consumer noncyclical sector.