Prospek pengembangan objek wisata air terjun di eks wilayah pembantu bupati Berbek kabupaten Nganjuk
Mahendra Sulistiawan, Drs. Sujali, M.S.
2002 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHAir terjun merupakan salah satu potensi wisata alam yang terdapat di Eks Wilayah Pembantu Bupati Berbek Kabupaten Nganjuk. Pada daerah ini terdapat tiga air terjun, yaitu air tcrjun Sedudo, Roro Kuning dan Pacoban Ngunut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui potensi obyek wisata air terjun berdasarkan penilaian dari aspek pennintaan (wisatawan) dan aspek penawaran yang diukur dari faktor pendukung internal dan faktor eksternal, mengetahui lokasi obyek yang memiliki prospek untuk dikembangkan menjadi obyek wisata yang dapat menarik wisatawan dilihat dari jumlah wisatawan, pendapat wisatawan dan pendapatan masyarakat lokal sehingga dapat mendukung kepariwisataan di Kabupaten Nganjuk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai dengan cara wawancara terstruktur kepada 60 wisatawan secara acak setiap obyek wisata air terjun (Sedudo, Roro Kuning dan Pacoban Ngunut) sehingga total responden 180 wisatawan dan 90 orang masyarakat setempat pada ketiga obyek wisata.Waktu yang digunakan untuk mengambil responden adalah hari biasa, hari libur dan hari khusus. Selain itu dilakukan wawancara dengan key person seperti aparat desa setempat dan tokoh masyarakat. Untuk mengetahui potensi obyek wisata menggnnakan skoring. Total skor pengelompokkan indikator dimasukkan ke dalam tiga interval kelas„ tinggi, sedang dan rendah mengikuti model Sturges. Untuk menggambarkan trend pertumbuhan jumlah wisatawan tiap obyek wisata menggunakan metode eksponensial, sedangkan untuk menganalisis pendapat wisatawan dan pendapatan masyarakat lokal menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan air terjun Sedudo mempunyai potensi tinggi, sedangkan air terjun Roro Kuning dan Pacoban Ngunut mempunyai potensi rendah. Berdasarkan karakteristik dan pendapat wisatawan secara umum, air mempunyai prospek yang baik untuk dikembangkan menjadi obyek wisata potensial, tetapi perlu penambahan atraksi, fasilitas penunjang pariwisata, partisipasi masyarakat setempat, peningkatan kualitas sumberdaya manusia dan dukungan dari pemerintah daerah khususnya pada obyek wisata air terjun Roro Kuning dan Pacoban Ngunut sehingga menjadi ODTW yang dapat menarik minat wisatawan. Prospek obyek wisata air terjun Sedudo cocok dikembangkan menjadi wisata budaya, sedangkan air terjun Roro Kuning untuk wisata pendidikan dan Pacoban Ngunut cocok untuk wisata petualangan. Prospek obyek wisata air terjun cukup besar dalam memberikan kontribusi pendapatan kepada masyarakat setempat. Pendapatan yang diperoleh per bulan masyarakat sekitar air terjun Sedudo sebagian besar > Rp. 250.000, sedangkan masyarakat sekitar air terjun Roro Kuning dan Pacoban Ngunut sebagian besar < Rp. 250.000. Obyek wisata air terjun Sedudo memiliki prospek yang cerah dilihat dari aspek penawaran, permintaan, perkembangan jumlah wisatawan diprediksi terus meningkat dan pendapatan masyarakat setempat yang diperoleh relatif besar.
Waterfall is one of the natural tourism objects found in ex regions about Berbek Regent assistant of Nganjuk Regency live. There are three springs here, they are Sedudo, Roro Kuning, and Pacoban Ngunut. This study is to know the potential of waterfalls as tourism objects in compliance with the estimation aspect of requirement (tourists) and offering one measured based on internal and external supporting factors, to recognize prospective locations to be developed to attract tourists in tenns of numbers, and to regard opinions of tourists either local or foreign supporting the development of the tourism objects sited in Nganjuk Regency. The methods used in this inquiry are survey and structured interview involving 60 tourists from each waterfall location (Sedudo, Roro Kuning, and Pacoban Ngunut) so that the total respondents are 180 (from three locations) and 90 inhabitants living about the three locations. The time chosen will be in daily, holiday and special days. The interview is also conducted with key persons and public figures. Scoring is used to recognize the potentials of the tourism objects. The total scores gained are made in three intervals: high, medium, and low class following Sturges model. To depict trend for tourism growth and development in each object, a eksponential method is applied. And, to analyze the opinions expressed by tourists and local inhabitants, it is used descriptive analyzing system. The research result show that Sedudo waterfall have high potential, while the other two, Roro Kuning and Pacoban Ngunut have a low potential. Based on the characteristic and opinions of tourist in generate way, water have a good prospect to develop to be potential tourism object, but it need some more tourism attraction, some supporting tourism facility, local society participation, human resources development program and local program endorsement, in Roro Kuning and Pacoban Ngunut waterfall in particularly so it can be ODTW attract tourists. Sedudo waterfall prospect match to develop to be a culture tourism but Roro Kuning waterfall for education tourism and Pacoban Ngunut match for adventure tourism. Waterfall tourism object prospect so big enough in contribution income for local society. The income gained by all local people living about Sedudo waterfall is > Rp. 250.000, and that of those living about Roro Kuning and PacobanNgunut waterfall is < Rp. 250.000. Sedudo waterfall have bright prospect in point a view demand, supply, growth tourism sumary predicted keep increasing continually local society income so big.
Kata Kunci : Pengembangan objek wisata,Wisata Air Terjun,Nganjuk,Jawa Timur