Laporkan Masalah

Hubungan Antara Periodontitis dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada Lansia Penyandang Diabetes melitus Tipe 2 di Klinik Korpagama UGM

INDIRA REVA ANNIDA, drg. Hendri Susanto, M.Kes., Ph.D., Sp. PM.,

2024 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN GIGI

Diabetes melitus tipe 2 yang sering diderita oleh lanjut usia (lansia) merupakan penyakit hiperglikemia akibat resistensi insulin. Kadar glukosa darah yang tidak terkontrol dapat menimbulkan manifestasi oral salah satunya periodontitis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara periodontitis dengan indeks massa tubuh pada lansia penyandang Diabetes melitus tipe 2 di Klinik Korpagama UGM.

Metode penelitian adalah observasi deskriptif dengan metode survei menggunakan kuesioner dengan pendekatan cross sectional yang melibatkan 40 orang lansia penyandang DM tipe 2 di Klinik Korpagama Universitas Gadjah Mada yang memenuhi kriteria inklusi. Periodontitis diidentifikasi dengan menggunakan kuesioner CDC/AAP dan pengukuran IMT menggunakan kategori IMT Asia. Kuesioner CDC/AAP yang telah valid dan reliabel digunakan untuk mengidentifikasi periodontitis. Hubungan antara periodontitis dan IMT dianalisis dengan Chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%.

Hasil menunjukkan bahwa terdapat 15% penderita periodontitis dan rerata IMT sebesar 26,9 dikategorikan berat badan berlebih. Pada penelitian ini terdapat hubungan antara kondisi kadar glukosa darah tidak terkontrol (p=0,040) dan penghasilan (gaji bulanan) (p=0,01) dengan periodontitis. Uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara periodontitis dan IMT (p<0>

Type 2 Diabetes mellitus may be often suffered by the elderly is a hyperglycemic disease due to insulin resistance. Uncontrolled blood glucose levels can cause oral manifestations, one of which is periodontitis. This study was to determine the relationship between periodontitis and body mass index in elderly aimed to people with type 2 Diabetes mellitus at the UGM Korpagama Clinic.

The study method was descriptive observation using a survey method using a questionnaire with a cross-sectional approach involving 40 elderly people with type 2 Diabetes mellitus at the Universitas Gadjah Mada Korpagama Clinic who met the inclusion criteria. Periodontitis was identified using the CDC/AAP questionnaire and BMI measurements using the Asian BMI category. The CDC/AAP questionnaire which has been validated and reliable was used to identify periodontitis. The relationship between periodontitis and BMI was analyzed using Chi-square test with a 95% confidence level.

The results showed that there were 15% of periodontitis sufferers and mean value BMI of 26.9 was categorized as overweight. There was a relationship between uncontrolled blood glucose levels (p=0.040) and subject (monthly salary) (p=0.01) with periodontitis. The Chi-square test showed a significant relationship between periodontitis and BMI (p<0>

Kata Kunci : Diabetes melitus tipe 2, IMT, Lansia, Periodontitis

  1. S1-2024-455210-abstract.pdf  
  2. S1-2024-455210-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-455210-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-455210-title.pdf