Dampak pelatihan promosi kesehatan terhadap pengetahuan sikap dan keterampilan bidan dalam pemanfaatan buku KIA pada pelayanan Antenatal di Puskesmas Kota Bengkulu
YUNIWATI, dr. Kristiani, SU
2004 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Peningkatan jangkauan dan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak adalah merupakan upaya untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu hamil, bersalin dan nifas, serta menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi. Upaya yang dapat dilakukan oleh bidan sebagai intervensi untuk mencegah determinan penyebab kematian ibu dan bayi tersebut adalah dengan cara pemanfaatan buku KIA sebagai materi penyuluhan pada pelayanan antenatal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penelitian promosi kesehatan dengan menggunakan metoda BBM dan role play pada bidan terhadap keterampilan pemanfaatan buku KIA sebagai materi penyuluhan pada antenatal. Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan non equivalent pre and post test design without control group. Subjek penelitian ini adalah bidan yang bertugas dipelayanan KIA di PKM Induk dan PKM Pembantu di kota Bengkulu sebanyak 64 orang bidan, dibagi menjadi dua kelompok perlakuan, masing-masing terdiri dari 32 orang. Metoda yang digunakan pada perlakuan ini adalah metoda BBM dan metoda role play. Variabel-variabel penelitian yang diukur adalah pengetahuan, sikap dan keterampilan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian: Pelatihan dengan metoda BBM dan role play dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan bidan. Ada perbedaan bermakna peningkatan keterampilan sebelum dan sesudah pelatihan dengan metoda BBM dan role play(p<0.05). Peningkatan rerata nilai pengetahuan dari pre-tes ke pos-tes 2 pada BBM terjadi peningkatan dari 143.41 ke 15.69, sikap dari 47.81 ke 53.62 dan keterampilan dari 162,97 ke 187,66). Sedangkan untuk role play peningkatan rerata nilai dari pre-tes ke pos-tes 2 pada pengetahuan dari 14.34 ke 15.97, sikap dari 46.47 ke 53.22 dan keterampilan dari 163.28 ke 191,56. Kesimpulan: Pelatihan dengan metoda role play lebih meningkatkan keterampilan bidan daripada yang dilatih dengan BBM.
Background: The improvement of coverage and service quality of maternal and perinatal health is the effort to decrease morbidity and mortality rate of mothers who are pregnant, deliver and postnatal, as well as to decrease the infants’ morbidity and mortality rate. Effort being implemented by midwife as the intervention to prevent the determinant of mortality cause of mother and infant is by utilizing the book of maternal perinatal health (KIA) as the information material in antenatal service. The aim of this research was to find out the effect of health promotion research by using methods of problem based learning and role-play in midwife toward utilization skill of maternal perinatal book as the tion material in antenatal. informa Method: This was a quasi experiment research with non-equivalent pre and posttest design without control group. The subject of this research was 64 midwives who were in charge in the maternal perinatal service in the main and branch of Primary Health Care in Bengkulu, and who were classified into two treatment groups that respectively consisted of 32 people. Method being used in the treatment was problem based learning and role-play. Research variables being measured were knowledge, attitude and skill before and after intervention. Result: Training with methods of problem based learning and role-play could improve knowledge, attitude and skill of midwife. There was a difference on improving skill before and after training with methods of problem based learning and role-play. The increasing mean value of knowledge from pre-test to post-test 2 in the problem-based learning was raised from 14.41 to 15.69, attitude from 47.81 to 53.62 and skill from 162,97 to 187,66. In addition for the role-play, the increasing mean value from pre-test to posttest 2 in knowledge was raised from 14.34 to 15.97, attitude from 46.47 to 53.22 and skill from 163.28 to 191.56. Conclusion: Training with method of role-play was better in improving midwife’s skill rather than with problem based learning.
Kata Kunci : Promosi Kesehatan,Pelatihan,Sikap dan Ketrampilan Bidan,BKIA dan Antenatal