Laporkan Masalah

Analisis Perbandingan Performa EKG IC Modul AD8232 dengan Instrumentation Amplifier MAX4194

SEKAR FARAH FADHILLA, Dr. Eng. Ir. Igi Ardiyanto, S.T., M.Eng., IPM., SMIEEE ; Enas Dhuhri Kusuma, S.T., M.Eng

2024 | Skripsi | S1 TEKNIK BIOMEDIS

Pemantauan kesehatan jantung menggunakan elektrokardiografi (EKG) merupakan teknologi yang sangat penting dalam mendiagnosis gangguan jantung. Proses ini dilakukan dengan merekam aktivitas listrik jantung melalui elektroda yang ditempelkan pada kulit. Dalam implementasinya, modul IC AD8232 dan instrumentation amplifier MAX4194 adalah dua perangkat keras yang umum digunakan. Modul IC AD8232 dirancang untuk merekam sinyal EKG dengan sensitivitas dan akurasi tinggi, sementara instrumentation amplifier MAX4194 meningkatkan sinyal EKG dengan mengurangi noise dan interferensi. Penelitian ini membandingkan performa kedua perangkat dalam merekam sinyal EKG untuk mengevaluasi keunggulan dan kelemahannya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa EKG normal dari input MS400 memiliki variasi paling rendah, menandakan pola sinyal yang sangat teratur. Sinyal atrial fibrillation dan sinus aritmia memiliki variasi lebih besar, namun tidak sebesar atrial takikardia dan missed beat, yang memiliki standar deviasi tertinggi. Variasi yang cukup besar juga ditemukan pada EKG normal dari input elektroda. Secara keseluruhan, tidak terdapat perbedaan yang sangat jelas antara bacaan rangkaian EKG IA dan modul AD8232, menunjukkan bahwa kedua perangkat dapat digunakan secara andal untuk memperoleh bacaan EKG yang akurat dan konsisten. Penelitian ini dapat berkontribusi pada peningkatan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk alat kesehatan di Indonesia.

Monitoring heart health using electrocardiography (ECG) is a crucial technology for diagnosing heart disorders. This
process involves recording the heart’s electrical activity through electrodes attached to the skin. In practice, the IC AD8232 module and instrumentation amplifier MAX4194 MAX4194 are commonly used hardware. The IC AD8232 module is designed to record ECG signals with high sensitivity and accuracy, while the instrumentation amplifier MAX4194 MAX4194 enhances ECG signals by reducing noise and interference. This study compares the performance of both devices in recording ECG signals to evaluate their strengths and weaknesses. The test results indicate that the normal ECG from the MS400 input shows the lowest variation, indicating a highly regular signal pattern. The atrial fibrillation and sinus arrhythmia signals show greater variation, though not as much as atrial tachycardia and missed beats, which have the highest standard deviation. Significant variation is also found in the normal ECG from the electrode input. Overall, there is no significant difference between the readings of the ECG IA MAX4194 circuit and the AD8232 module, demonstrating that both devices can reliably obtain accurate and consistent ECG readings. This study can contribute to increasing the Domestic Component Level (TKDN) for medical devices in Indonesia.

Kata Kunci : Elektrokardiografi, Instrumentation Amplifier MAX4194, Modul AD8232, Jantung, Sallen Key Low Pass Filter

  1. S1-2024-456081-abstract.pdf  
  2. S1-2024-456081-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-456081-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-456081-title.pdf