PORNOGRAFI KEMISKINAN DAN PEREMPUAN: (Analisis Resepsi Perempuan terhadap Komodifikasi Kemiskinan dalam Konten YouTube Baim Paula)
Nafa Aqla Islami, Dr. Dian Arymami, S.IP, M.Hum.
2024 | Tesis | S2 Ilmu Komunikasi
Media dan audiens menjadi saling bergantung, memberikan kontribusi, saling menguntungkan, dan berperan secara dinamis, sehingga audiens menjadi lebih aktif dalam menerima informasi media. Yang menjadi salah satu perhatian media saat ini adalah kemiskinan. Kemiskinan dalam media saat ini dibingkai menjadi sebuah tontonan biasa yang diproduksi secara terus-menerus. Hal ini bisa disebut dengan pornografi kemiskinan. Penelitian ini berfokus pada konten dalam akun YouTube Baim Paula yang mengandung pornografi kemiskinan pada akun YouTube Baim Paula, dan berkaitan dengan isu-isu perempuan, konten tersebut berjudul 1) Terpaksa Jual Rumah+Tanah ke Baim, Anak Stroke 5 Bulan Ditinggal Keluarganya, dan 2) Dagangan Dibayar 300x Lipat Tapi Ditolak, Ibu Ini Nge Prank, Ternyata Dia.
Untuk melihat pemaknaan audiens tersebut, peneliti menggabungkan dua model, yaitu resepsi Hall untuk melihat bagaimana audiens membuat (encoding) dan menerima (decoding) teks media, serta Relasi Teks Abrams untuk melihat hubungan di antara audiens dengan semesta teks sebagai faktor yang mempengaruhi dalam interpretasi. Setelah dianalisis sesuai dengan semesta teks audiens dan resepsi Stuart Hall, hasil penelitian menunjukkan bahwa resepsi audiens perempuan menempatkan 3 orang audiens dalam posisi negosiasi, dan 2 orang dalam posisi oposisional. Audiens dalam posisi dominan-hegemoni tidak ditemukan dalam penelitian ini, selain media habit, hal ini dikarenakan penerimaan audiens perempuan terhadap komodifikasi kemiskinan dalam konten YouTube Baim Paula sesuai dengan konsep kemiskinan oleh Moscow (2009).
Media and audiences have become interdependent, contributing to and benefiting each other dynamically, making audiences more active in receiving media information. One of the media's current focuses is poverty. Poverty in media today is framed as a common spectacle that is continuously produced, a phenomenon that can be described as poverty porn. This research focuses on content in the Baim Paula YouTube channel that contains elements of poverty porn and relates to women's issues. The specific videos analyzed are titled 1) Terpaksa Jual Rumah + Tanah ke Baim, Anak Stroke 5 Bulan Ditinggal Keluarganya, and 2) Dagangan Dibayar 300x Lipat Tapi Ditolak, Ibu Ini Nge Prank, Ternyata Dia.
To examine the audience's interpretation, the researcher combined two models: Hall's reception theory to see how audiences encode and decode media texts, and Abrams' text relations to understand the relationship between audiences and the universe of texts as factors influencing interpretation. After analyzing according to the audience's text universe and Stuart Hall's reception theory, the research findings showed that the reception of female audiences placed three audience members in a negotiated position and two in an oppositional position. No audience members were found in the dominant-hegemonic position. Besides media habits, this is because the female audiences' reception of the commodification of poverty in Baim Paula's YouTube content aligns with Moscow's (2009) concept of poverty.
Kata Kunci : Komodifikasi, Kemiskinan, Perempuan, Resepsi Audiens, dan YouTube