Asupan gizi sebagai faktor risiko penyakit infark miokard akut di Rumah Sakit Sanglah Denpasar
SUGIANI, Pande Putu Sri, dr. Hamam Hadi, MS.,Sc.D
2004 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar belakang untuk mengetahui asupan gizi yang meliputi asupan energi, asupan karbohidrat, asupan protein , pola asupan lemak, asupan natrium tinggi, sebagai faktor risiko penyakit Infark Miokard Akut di RSU Sanglah Denpasar. : Penyakit Jantung Koroner(PJK), yang manifestasi klinisnya Infark Miokard Akut merupakan penyebab kematian yang utama saat ini. Faktor Gizi yang berhubungan dengan peningkatan kadar lemak dalam darah merupakan Faktor risiko terjadinya PJK. Data tentang asupan gizi pada penderita PJK di kota Denpasar, khususnya pada penderita Rawat Inap di Rumah Sakit Sanglah Denpasar sangat terbatas. Tujuan Penelitian: : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan matched case control study . Subyek penelitian terdiri dari kelompok kasus dan kelompok kontrol. Kelompok kasus adalah penderita IMA serangan pertama di rawat di ruang intensif Devisi Jantung RS Sanglah Denpasar, berumur > 40 tahun. Sedangkan kontrol terdiri dari 2 kelompok . Kontrol1 penderita bukan IMA yang dirawat di ruang penyakit dalam dan kontrol2 adalah tetangga kasus. Penentuan kasus dan kontrol berdasarkan diagnose dokter spesialis. Pengumpulan data dilakukan dengan cara purposive sampling dengan jumlah subyek penelitian 75 orang . Data yang dikumpulkan meliputi;identitas responden, faktor risiko degeneratif,kadar lipid darah, asupan gizi. Instrumen penelitian terdiri dari: kuisioner, sampel darah, formulir FFQ dan food model. Pengolahan dan analisa data asupan gizi menggunakan FP 2, untuk melihat perbedaan antara kasus dan kontrol mengguna uji Anova dan untuk mengetahui faktor risiko melalui analisa regresi logistik dengan program stata 6,0. Hasil : penelitian menunjukkan ada 5 variabel yang berhubungan bermakna untuk terjadinya IMA, yaitu persen energi lemak >=30 % (95 % CI : 2,71 - 53 ; OR 12), asupan natrium tinggi (95 % CI : 1,84 - 43,4, OR 9), rasio LDL/HDL >=3 (95 % CI : 1,4 - 3,69, OR 7) , hereditas (95 % CI : 1,06 - 17,6, OR 4) dan kebiasaan merokok (95 % CI : 0,94 - 16,98, OR 4) Kesimpulan: Persen Energi Lemak, asupan natrium tinggi, rasio LDL/HDL, Hereditas dan kebiasaan merokok merupakan faktor risiko terjadinya IMA pada penderita yang dirawat di RS Sanglah Denpasar
Background: Coronary heart disease especially acute myocardial infarction (AMI) is one of main cause of death even in the developing countries. Recently in Indonesian similar to all developing countries is having transition in epidemiology. Nutrition is one of factor risk to coronary heart disease. The data of nutrition intake among AMI patient in Denpasar are unknown. Objective: the study conducted to know the nutrition intake as risk factors of AMI in Sanglah Hospital, Denpasar Methods: the study was observational with a case control matched study in district of Denpasar. Cases were people who had AMI that was admitted in Sanglah Hospital. Each case had two controls one of patient that treated in Sanglah Hospital but didnÂ’t have AMI desease. Second control was taken from the case-neighboring household. Sex and age was matched in cases and controls. Data on nutrition intake of cases and controls were collected using food frequency questionnaire (FFQ). Data of lipids profile were collected bay analyst microbiology. Data on nutrition intake processing and analysis were done using food processor II (FP II). Multiple logistic regression models were used to identify nutrition intake factors associated with the risk of AMI Result: this study showed there were five variables significantly correlated with AMI. Percentage energy from fat >= 30 % ((95 % CI : 2,71 - 53 ; OR 12), high natrium intake (95 % CI : 1,84 - 43,4, OR 9), rasio LDL/HDL >=3 (95 % CI : 1,4 - 3,69, OR 7) , heredity (95 % CI : 1,06- 17,6, OR 4) and smoking (95 % CI : 0,94 - 16,98, OR 4) Conclusion: Percentage energy from fat, high natrium intake, LDL/HDL ratio, heredity and smoking a had increasing risk to AMI for the patients admitted at Sanglah Hospital, Denpasar
Kata Kunci : Gizi dan Kesehatan, Infark Miokard Akut, Risk Factors , AMI, nutrition intake, LDL/HDL Ratio