KAJIAN DAYA DUKUNG LINGKUNGAN UNTUK MENDUKUNG PRODUKTIVITAS PADI DI KECAMATAN AIRSALEK KABUPATEN BANYUASIN SUMATERA SELATAN
Muhammad Akbar Rizki Pratama Putra, Dr. Sigit Herumurti B.S., S.Si., M.Si. ; Dr . Rika Harini., S.Si., M.P.
2024 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan
Produktivitas lahan merupakan sesuatu yang penting dari pemanfaatan suatu lahan.
Produktivitas lahan tersebut mampu menjadi tolok ukur tingkat kesesuaian pemanfaatan dan
potensi lahan dengan adanya produktivitas yang tinggi akan berdampak pada kemandirian pangan
pada Kecamatan Airsalek Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk
; [1] mengkaji sistem dan karakteristik lahan pasang surut untuk pemanfaatan komoditas padi di
Kecamatan Airsalek Kabupaten Banyuasin [2] mengkaji daya dukung lahan untuk komoditas
padi pada lahan pasang surut di Kecamatan Airsalek Kabupaten Banyuasin [3] mengkaji status
daya dukung lingkungan untuk pemenuhan ketahanan pangan di Kecamatan Airsalek
Kabupaten Banyuasin [4] merumuskan strategi pengelolaan lingkungan untuk mendukung
produktivitas padi berbasis daya dukung lingkungan di Kecamatan Airsalek Kabupaten
Banyuasin.
Penelitian ini menggunakan data primer yang diambil dengan melakukan observasi
lapangan, analisis di laboratorium, wawancara mendalam dan didukung dengan data sekunder.
Untuk mengetahui kondisi sistem pertanian lahan pasang surut dan permasalahannya, dilakukan
wawancara langsung menggunakan teknik indepth interview dengan 6 kelompok tani, 1 kepala
Camat Airsalek, dan 2 PPL Kecamatan Airsalek. Penelitian ini menggunakan metode survei,
dengan teknik pengambilan sampel yang menggunakan areal sampling. Daya Dukung
lingkungan dan status daya dukung lingkungan dianalisis berdasarkan daya dukung lahan,
ketersediaan lahan, kebutuhan lahan, evaluasi lahan, kondisi dan karakteristik lahan untuk
budidaya padi pada lahan pasang surut tipe luapan B dan C.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ; [1] Kondisi sistem pengelolaan lahan pasang surut
dengan tipe luapan B dan C di 3 desa Kecamatan Airsalek menunjukkan bahwa pada tipe luapan
B di desa Srimulyo mendapatkan kelas kesesuaian potensial S1 dengan tingkat perbaikan tinggi
(++) pada pengapuran pemupukan, penambahan bahan organik dan pengaturan muka air tanah
sedangkan pada tipe luapan C di desa Srikaton dan Sidoharjo tipe luapan air C dengan memiliki
kelas kesesuaian lahan potensial S1 dengan input pada yang sama pengapuran pemupukan,
penambahan bahan organik dan pengaturan muka air tanah dengantingkat perbaikan tinggi (++) ;
[2] Kondisi pada status daya dukung lingkungan di Kecamatan Airsalek, Sumatera Selatan
menunjukkan bahwa total ketersediaan lahan di tiga desa adalah 5881 ha, sementara total
kebutuhan lahan adalah 230,18 ha. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan lahan lebih rendah
dibandingkan dengan ketersediaan lahan, sehingga status daya dukung di tiga desa tersebut
menjadi surplus ; [3] Strategi pengelolaan yang direkomendasikan untuk memaksimalkan
pengembangan hasil produktivitas padi pada lahan pasang surut adalah dengan adanya
peningkatan, pemeliharaan dan pengawasan infrastruktur pertanian dalam tata Kelola air dan alat
mesin pertanian, meningkatkan kualitas kelompok tani dan penyuluh lapangan pertaniandengan
melibatkan peran stakeholder untuk tujuan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam
pengelolaan dan pengembangan lahan pasang surut di Kecamatan AirSalek Kabupaten
Banyuasin Sumatera Selatan.
Land productivity is an important aspect of land utilization. Land productivity can be a
benchmark for the level of suitability of land utilization and potential with high productivity will
have an impact on food self-sufficiency in Airsalek District, Banyuasin Regency, South
Sumatra. This research aims to [1] assess the system and characteristics of tidal land for rice
commodity utilization in Airsalek District, Banyuasin Regency [2] assess the carrying capacity
of land for rice commodity on tidal land in Airsalek District, Banyuasin Regency [3] assess the
status of environmental carrying capacity to fulfill food security in Airsalek District, Banyuasin
Regency [4] formulate environmental management strategies to support rice productivity based
on environmental carrying capacity in Airsalek District, Banyuasin Regency.
This study used primary data taken by conducting field observations, laboratory analysis,
in-depth interviews and supported by secondary data.To find out the condition of the tidal land
farming system and its problems, direct interviews were conducted using indepth interview
techniques with 6 farmer groups, 1 head of Airsalek Sub-district, and 2 PPLs of Airsalek Subdistrict.This research used survey method, with sampling technique using areal sampling.
Environmental supportability and environmental carrying capacity status were analyzed based
on land carrying capacity, land availability, land requirements, land evaluation, land conditions
and characteristics for rice cultivation on tidal land type B and C overflow.
The results showed that; [1] The condition of the tidal land management system with
overflow type B and C in 3 villages of Airsalek District shows that in overflow type B in Srimulyo
village getting potential suitability class S1 (Very Suitable) with a high level of improvement
(++) on liming fertilization, addition of organic matter and regulation of the groundwater table
while in overflow type C in Srikaton and Sidoharjo villages, the overflow type C with has a
potential land suitability class S1 (Very Suitable) with inputs on the same liming fertilization,
addition of organic matter and regulation of the groundwater table with a high level of
improvement (++); [2] Conditions on the status of environmental carrying capacity in Airsalek
District, South Sumatra show that the total land availability in three villages is 5881 ha, while the
total land requirement is 230.18 ha. This shows that the land requirement is lower than the land
availability, so that the carrying capacity status in the three villages becomes surplus; [3] The
recommended management strategy to maximize the development of rice productivity on tidal
land is the improvement, maintenance and supervision of agricultural infrastructure in water
management and agricultural machinery, improving the quality of farmer groups and agricultural
field instructors by involving the role of stakeholders for the purpose of improving skills and
knowledge in the management and development of tidal land in AirSalek District, Banyuasin
Regency, South Sumatra.
Kata Kunci : Produktivitas Padi, Evaluasi Lahan , Daya Dukung Lingkungan, Lahan Pasang Surut, Strategi Pengelolaan Lingkungan