Evaluasi medan untuk permukiman pada lahan bekas penambangan batu gamping di Gunung Malang Kabupaten dati II Gresik
Murtiasih, Drs. Suratman, M.Sc.
2000 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANGunung Malang merupakan salah satu lokasi penambangan batugamping PT. Semen Gresik. Setelah pasca penambangan kawasan ini direncanakan untuk dijadikan kawasan permukiman kepadatan sedang. Hal ini disebabkan karena meningkatnya kebutuhan perumahan seiring dengan tingginya tingkat pertumbuhan penduduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengklasifikasikan medan daerah pcnclitian, meneliti faktor penghambat di daerah penelitian apabila digunakan untuk lokasi permukiman, dan untuk memilih lokasi yang tepat untuk permukiman dengan jalan mengevaluasi kesesuaian medan untuk permukiman. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sintetik dengan satuan medan sebagai satuan pemetaan. Satuan medan diturunkan dari peta relief, peta kemiringan lereng dan peta jenis litologi. Pengambilan sampel penelitian ditentukan berdasarkan metode Area Sampling dimana setiap satuan medan diambil satu titik sampel. Adapun parameter yang digunakan adalah (1) relief, yaitu kemiringan lereng (2) proses geomorfologi, meliputi banjir, erosi dan gerak massa batuan (3) kondisi tanah, meliputi daya dukung tanah, cole, permeabilitas, kedalaman tanah sampai batuan induk, drainase dan (5) kondisi hidrologi, yaitu kedalaman muka air tanah. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian termasuk dalam kelas sesuai dan cukup sesuai untuk dijadikan lokasi permukiman. Satuan-. satuan medan yang dinilai sesuai untuk lokasi permukiman adalah sebagian morfologi lereng bawah dan lembah, sedangkan satuan-satuan medan yang dinilai cukup sesuai untuk lokasi permukiman adalah sebagian lembah, sebagian topografi lereng bawah, semua satuan medan pada relief lereng tengah dan topografi lereng atas. Faktor penghambat fisik medan untuk tujuan kesesuaian medan untuk lokasi permukiman adalah (1) kedalaman tanah sampai batuan induk (2) kedalaman muka air tanah (3) kembang kerut (4) kemiringan lereng (5) penggenangan air/ parameter banjir.
Gunung Malang is one of the limestone mining location of PT. Semen Gresik. After the mining activity this mining location is planned to be a moderate density of settlement region and it might be due to the increasing of settlement need as high as the increasing of population growth. The aim of this study are to classified the terrain unit of Gunung Malang , to investigate the disadvantages factors in the study area, and to select the right location for settlement with evaluating the terrain adjustment for settlement location purpose. This study used Synthetic Approach with terrain unit as the mapping unit. Terrain unit is classified from relief map, slope map and kind of lithological map. The research sample was taken with Areal Sampling Method which took the research sample from each terrain unit. Terrain parametres that used in this study are (1) relief, that is slope (2) geomorphologycal process, including flood, erotion, and masswasting (3) soil condition including cole, penneability, depth of soil surface in to bedrock, drainage, and (4) hydrological condition, that is the depth of groundwater level. The result of this research show that Gunung Malang area are suitable and moderate suitable for settlement location. Terrain unit that classified as suitable class for settlement location are at a few part of the lower slope and a few part of valley morphology. And terrain unit that classified as moderate suitable class for settlement location are the rest part of the valley and the lower slope morphology, all terrain unit at the middle slope and upper slope. The terrain disadvantages factors for settlement location are (1) depth of soil surface in to bderock (2) depth of groundwater level (3) cole (4) slope (5) memdated.
Kata Kunci : Permukiman,Evaluasi Medan,Lahan bekas Penambangan,Gresik,Jawa Timur,Penambangan Batu gamping