Laporkan Masalah

Aplikasi kemampuan lahan dan tekanan lahan dalam penentuan prioritas pengelolaan Das Comal Hulu di Kabupaten Dati II Pemalang Jawa Tengah

Noma Ariyanti, Drs. Suratman, M.Sc.

1999 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian berjudul Aplikasi Kemampuan Lahan dan Tekanan Lahan Dalam Penentuan Prioritas Pengelolaan DAS Comal Hulu di Kabupaten Dati II Pemalang Jawa Tengah, bertujuan mempelajari persebaran klas kemampuan lahan dan tingkat tekanan lahan. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk menentukan area prioritas pengelolaan daerah aliran sungainya. Unit analisis untuk penentuan klas kemampuan lahan adalah satuan lahan yang merupakan hasil overlay dari peta bentuklahan, peta kemiringan lereng, dan peta penggunaan lahan masing-masing dengan skala 1:50.000, sedangkan unit analisis untuk penentuan tingkat tekanan lahan menggunakan wilayah administrasi desa. Teknik penentuan sampel pengamatan yang digunakan adalah purposive sampling, dengan pertimbangan luasan jenis tanah yaitu semakin luas suatu jenis tanah maka semakin banyak sampel yang diambil, serta pertimbangan kesulitan medan dan satuan lahan dengan penggunaan lahan bukan permukiman, maka diambil 24 titik sampel dari 87 macam satuan lahan. Penentuan klas kemampuan lahan menggunakan kriteria dari Arsyad, yaitu matching dari beberapa data karakteristik lahan antara lain; kemiringan lereng, kepekaan erosi tanah, tingkat erosi, kedalaman efektif tanah, tekstur, drainase, permeabilitas, dan batuan lepas, sedangkan penentuan tingkat tekanan lahan menggunakan kriteria dari Soemarwoto dengan data yang digunakan adalah luas lahan minimal untuk hidup layak, jumlah penduduk, laju pertumbuhan penduduk, jumlah petani, dan luas lahan pertanian. Untuk menentukan daerah prioritas pengelolaan DAS didasarkan pada kombinasi antara klas kemampuan lahan, tekanan lahan, dan penggunaan lahannya. Prioritas pertama adalah satuan lahan dengan klas kemampuan lahan jelek (V-VIII) dengan tingkat tekanan lahan tinggi ( > 1) dan penggunaan lahan untuk pertanian. Prioritas kedua dan selanjutnya diurutkan berdasarkan kombinasi ketiga variabel tersebut. Hasil penelitian ini adalah Peta Kelas Kemampuan Lahan, Peta Tekanan Lahan, dan Peta Prioritas Pengelolaan DAS Comal Hulu dengan skala masing-masing 1:170.000. Hasil penelitian menunjukkan klas kemampuan lahan di DAS Comal Hulu yang dapat digunakan untuk pertanian, yaitu klas I — IV lebih banyak (62,9347 %) daripada yang tidak dapat digunakan untuk pertanian, yaitu klas V — VIII (37,0653 %). Tingkat tekanan lahan yang jelek ( > 1 ) adalah 30 desa (96,77 %) sedangkan tingkat tekanan lahan yang baik ( < 1 ) adalah satu desa (3,23 %). Dengan berbagai macam penggunaan lahan, maka hasil penentuan prioritas pengelolaan yang paling banyak adalah prioritas 3 (54,672 %), namun bila dilihat dari permasalahan yang dapat ditimbulkan yaitu prioritas 1 sampai 4, maka sebagian besar DAS Comal Hulu termasuk dalam kriteria bermasalah, yaitu meliputi daerah seluas 18668,5517 hektar atau 95,918 %.

-

Kata Kunci : Kemampuan lahan,Pengelolaan Das,Tekanan Lahan,Pemalang,Jawa Tengah

  1. S1-1999-94324-Noma_Ariyanti_abstract.pdf  
  2. S1-1999-94324-Noma_Ariyanti_bibliography.pdf  
  3. S1-1999-94324-Noma_Ariyanti_tableofcontent.pdf  
  4. S1-1999-94324-Noma_Ariyanti_title.pdf