Kajian faktor Threat dan coping terhadap partisipasi wanita dalam program Skrining Kanker Leher Rahim di Biro Konsultasi Kanker Yayasan Kucala Yogyakarta
AHDANI, Nurul, Prof.Dr. M. Hakimi, Sp.OG.,PhD
2004 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Latar Belakang: Di negara sedang berkembang seperti Indonesia, 80-90 persen penderita kanker biasanya tidak dapat disembuhkan karena datang dalam stadium yang telah lanjut. Kanker apabila ditemukan dalam stadium dini lebih dari setengahnya dapat dicegah, bahkan dapat disembuhkan. Program skrining kanker leher rahim dengan pemeriksaan pap smear merupakan salah satu upaya penanggulangan kanker yang bertujuan untuk menurunkan angka kematian karena kanker. Untuk itu sangat diharapkan partisipasi aktif oleh wanita sebagai ancaman kanker leher rahim yang menjadi penyebab nomor satu dari jenis kanker yang menyerang wanita. Pada kenyataannya pap smear ini belum menjadi suatu kebutuhan yang menyebabkan rendahnya partisipasi wanita dalam program skrining kanker leher rahim.
Tujuan Penelitian: Untuk mengkaji hubungan faktor threat dan coping dengan partisipasi wanita dalam program skrining kanker leher rahim di Biro Konsultasi Kanker Yayasan Kuçala Yogyakarta.
Metode Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan kasus kontrol. Subjek penelitian adalah wanita yang melakukan pap smear (skrining) pertama kali di Klinik Yayasan Kucala Yogyakarta selama 1 Oktober 2003 hingga 10 Januari 2004 sebagai kasus dan tetangganya sebagai kontrol. Subjek terdiri dari 68 kasus dan 68 kontrol (1:1). Variabel terikat yang diteliti adalah partisipasi wanita dalam program skrining kanker leher rahim. Variabel bebas adalah intrinsic rewards, extrinsic rewards, persepsi keparahan, persepsi kerentanan, response efficacy, self efficacy dan response cost, dan variabel luar adalah usia, usia I menikah, status perkawinan, pendidikan, paritas, dan akseptor KB dan sosial ekonomi. Data dianalisis secara univariat, stratifikasi dan multivariat.
Hasil: Hasil penelitian ini menggambarkan semua variabel bebas mempunyai hubungan yang bermakna (p<0,05) dengan partisipasi wanita dalam program skrining kanker leher rahim, yaitu: rewards intrinsic (OR=3,79; 1,43 Background: In developing countries including Indonesia, 80-90% cancer patients usually can not be cured because they are already in late stadium. If it was found in early stadium, more than half of them could be prevented, or even can be cured. Screening program of cervical cancer with pap smear test is one of prevention of cancer which aimed to decrease the mortality rate caused by cancer. Therefor, active participation of women is expected as the threat of cervical cancer considered as number one of types of cancer that affected women. In fact, pap smear test is not yet becoming need that causing low participation of women in the screening program of cervical cancer. Objective: To appraise the association between threat and coping factors with women participation in the screening program of cervical cancer in the Bereau of Cancer Consultation Kuçala Foundation Yogyakarta.
Methode: This is an observational research with case control study design. The subjects of this research were women who did pap smear test (screening) for the first time ini Kuçala Foundation during the 1st of October 2003 to the 10th of January 2004 that were considered as cases and their neighbor considered as controls. The subjects consisted of 68 cases and 68 controls (1:1). The examined dependent variable was women participation in the screening of cervical cancer. Independent variables were intrinsic rewards, extrinsic rewards, perception of severity, perception of vulnera- bility, response efficacy, self efficacy and response cost. Data was analyzed in univariat, stratification and multivariat methods.
Result: The result of this research showed that all independent variables had significant relationship (P<0,05) with the women participation in the screening program of cervical cancer, that intrisic rewards (OR=3,79; 1,43
Kata Kunci : Kesehatan Reproduksi,Partisipasi Skrining Kanker Leher Rahim,Threat dan Coping