Analisis Hal Audit Utama Dalam Laporan Auditor Independen Tahun 2023 Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Di Industri Produk Konsumen Dan Kesehatan
NOVITA SARI, Arizona Mustika Rini, SE, M.Bus(Acc)., Ph.D., Ak., CA.
2024 | Skripsi | AKUNTANSI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan Hal Audit Utama (HAU) pertama kali di Indonesia pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada industri produk konsumen dan kesehatan. Penelitian ini mengidentifikasi jumlah dan jenis isu HAU yang diungkapkan, menganalisis tingkat komprehensivitas pengungkapan HAU, dan mengidentifikasi bentuk penyajian HAU dalam laporan audit atas laporan keuangan tahun buku 2023. Metode yang digunakan dalam meneliti HAU ini menggunakan analisis konten dan deskripsi statistik yang disertai dengan tabel dan diagram dengan sampel sebanyak 283 perusahaan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa berdasarkan jenis industri dan jenis Kantor Akuntan Publik (KAP) mayoritas laporan audit mengungkapkan 1 hingga 2 HAU per perusahaan. Jenis isu pengakuan pendapatan, pencadangan piutang, dan penilaian persediaan menjadi isu paling dominan untuk diungkapkan. Tingkat kompehensivitas penyajian HAU adalah 1,65 halaman per perusahaan. Dalam pelaporan HAU di Indonesia menggunakan format naratif tanpa disertai diagram atau tabel dengan dwibahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
This study aims to analyze the initial implementation of Key Audit Matters (KAM) in Indonesia for companies listed on the Indonesia Stock Exchange in the consumer products and healthcare industries. The research identifies the number and types of KAM issues disclosed, analyzes the comprehensiveness of KAM disclosures, and examines the presentation format of KAM in audit reports for the 2023 financial year. The methodology employs content analysis and descriptive statistics, accompanied by tables and diagrams, with a sample of 283 companies. The findings reveal that, based on industry type and audit firm category, the majority of audit reports disclose 1 to 2 KAMs per company. Revenue recognition, allowance for receivables, and inventory valuation emerge as the most dominant issues disclosed. The average comprehensiveness of KAM presentation is 1.65 pages per company. In Indonesia, KAM reporting utilizes a narrative format without accompanying diagrams or tables and is presented bilingually in Indonesian and English.
Kata Kunci : Hal Audit Utama, Laporan Audit, Standar Audit 701