AKSI SUKARELA PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA UNTUK MENERAPKAN PRINSIP KOTA BERKELANJUTAN (Studi Kasus Di Bank Sampah Kartini Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang)
Shanty Ambarsari, Dr. Erda Rindrasih, MURP, Ph.D
2022 | Tesis | S2 Ilmu Administrasi Negara
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengelolaan limbah sampah rumah
tangga melalui aksi sukarela di Bank Sampah Kartini, Kecamatan Ilir Barat I, Kota
Palembang. Latar belakang penelitian ini berfokus pada permasalahan serius yang
dihadapi Indonesia terkait pengelolaan sampah, di mana data Kementerian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan menunjukkan bahwa Indonesia menghasilkan 67,8
juta ton sampah pada tahun 2020. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2018 tentang
Pengelolaan Sampah menjadi landasan penting dalam mendorong partisipasi
masyarakat dalam pengelolaan limbah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menganalisis penerapan indikator berkelanjutan dalam pengelolaan sampah di Bank
Sampah Kartini dan mengidentifikasi praktik baik yang dapat direkomendasikan untuk
kebijakan pengelolaan sampah di daerah lain. Manfaat dari penelitian ini diharapkan
dapat memberikan kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals
(SDGs) nomor 11, yaitu menciptakan kota dan komunitas yang berkelanjutan.
Pembahasan dalam penelitian ini mencakup analisis terhadap peran masyarakat dalam
pengelolaan sampah, efektivitas program bank sampah, serta tantangan yang dihadapi
dalam implementasi kebijakan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa
keterlibatan masyarakat secara aktif dalam pengelolaan sampah melalui bank sampah
dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang sembarangan dan meningkatkan
kesadaran lingkungan. Saran yang diberikan meliputi perlunya dukungan lebih lanjut
dari pemerintah dan peningkatan fasilitas pengelolaan sampah untuk mendorong
partisipasi masyarakat yang lebih luas, serta pengembangan program edukasi yang
berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah
yang baik.
This research aims to explore the management of household waste through voluntary
action at the Kartini Waste Bank, Ilir Barat I District, Palembang City. The
background to this research focuses on the serious problems faced by Indonesia
regarding waste management, where data from the Ministry of Environment and
Forestry shows that Indonesia produced 67.8 million tons of waste in 2020. Law
Number 18 of 2018 concerning Waste Management is an important basis in
encouraging community participation in waste management. The aim of this research
is to analyze the application of sustainable indicators in waste management at the
Kartini Waste Bank and identify good practices that can be recommended for waste
management policies in other regions. It is hoped that the benefits of this research can
contribute to achieving Sustainable Development Goals (SDGs) number 11, namely
creating sustainable cities and communities. The discussion in this research includes
an analysis of the role of the community in waste management, the effectiveness of the
waste bank program, and the challenges faced in implementing policies. The
conclusion of this research shows that active community involvement in waste
management through waste banks can reduce the amount of waste thrown away
carelessly and increase environmental awareness. The suggestions given include the
need for further support from the government and improving waste management
facilities to encourage wider community participation, as well as developing ongoing
education programs to increase awareness of the importance of good waste
management.
Kata Kunci : Pengelolaan Sampah, Aksi Sukarela, Bank Sampah, Kota Berkelanjutan