Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Overconvidence Bias dan Herding Bias pada Investor Gen Z di Indonesia
Leonie Syafira, Marwan Asri, Prof., M.B.A., Ph.D.
2024 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Pertumbuhan jumlah investor yang signifikan di Indonesia menunjukan bahwa masyarakat semakin menyadari pentingnya berinvestasi untuk meningkatkan aset. Peningkatan jumlah investor ini juga diikuti dengan peningkatan indeks literasi keuangannya. Tingkat literasi keuangan yang dimiliki investor dapat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi overconfidence bias dan herding bias yang dimiliki investor dalam berinvestasi. Investor yang mengalami overconfidence bias cenderung melebih-lebihkan pengetahuan dan kemampuannya dalam berinvestasi, yang sering kali berujung pada pengambilan risiko yang tidak realistis. Sedangkan investor yang mengalami herding bias cenderung mengambil keputusan dengan cara mengikuti tindakan mayoritas tanpa melakukan analisis yang mendalam. Kedua bias ini dapat mempengaruhi keputusan investasi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap overconfidence bias dan herding bias pada investor Gen Z di Indonesia. Literasi keuangan, yang mencakup pemahaman tentang manajemen keuangan pribadi, budgeting, dan investasi, dianggap sebagai faktor kunci yang dapat memitigasi kedua jenis bias tersebut. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada para investor Gen Z di Indonesia dan dianalisis menggunakan regresi linier untuk menguji pengaruhnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap overconfidence bias dan herding bias. Artinya, semakin tinggi literasi keuangan yang dimiliki oleh investor Gen Z, semakin tinggi pula tingkat overconfidence dan herding bias yang mereka alami. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami perilaku investasi Gen Z di Indonesia dan memberikan implikasi praktis bagi investor untuk meningkatkan literasi keuangan guna mengurangi pengaruh bias dalam pengambilan keputusan investasi.
The growth in the number of investors in Indonesia signifies an increasing awareness among the public of the importance of investing to enhance assets. This increase in investors is also accompanied by a rise in financial literacy indices. The level of financial literacy possessed by investors can be a factor influencing overconfidence bias and herding bias in investment. Investors experiencing overconfidence bias tend to overestimate their knowledge and abilities in investing, often leading to unrealistic risk-taking. Meanwhile, investors affected by herding bias tend to make decisions by following the majority without conducting thorough analysis. Both biases can influence investment decisions.
This study aims to analyze the influence of financial literacy on overconfidence bias and herding bias among Gen Z investors in Indonesia. Financial literacy encompassing understanding of personal financial management, budgeting, and investment, is considered a key factor that can mitigate these biases. Research data were collected through questionnaires distributed to Gen Z investors in Indonesia and analyzed using linear regression to test its effects.
The results show that financial literacy has a significant positive influence on overconfidence bias and herding bias. This implies that the higher the financial literacy among Gen Z investors, the higher their levels of overconfidence and herding biases. This research contributes significantly to understanding the investment behavior of Gen Z in Indonesia and provides practical implications for investors to enhance financial literacy in order to reduce bias effects in investment decision-making.
Kata Kunci : Literasi keuangan, Overconfidence bias, Herding bias