Laporkan Masalah

Perkembangan industri pedesaan di kecamatan Sanden kab. dati II Bantul th. 1990-1995

R. Prihadi Widodo, Drs. Su Ritohardoyo, M.A.; Drs. Agus Sutanto, M.Sc.

1997 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Berpijak dari beberapa hasil penelitian. nampaknya industri pedesaan merupakan salah satu alternatif yang dipergunakan penduduk di pedesaan untuk menambah penghasilan terhadap terbatasnya hasil dari sektor pertanian. Penulis tertarik untuk mengkaji perkembangan unit usaha pedesaan dengan harapan dapat melihat beberapa permasalahan yang dihadapi pengusahanya. Perkembangan ini dibatasi dari tahun 1990 hingga tahun 1995. Penelitian ini menggunakan metode survei. Sampel berjumlah 60 unit usaha industri pedesaan diambil secara sampel gugus bertahap berdasarkan sebaran (di empat desa wilayah kecamatan Sanden) dan jenis industri (tempe, gula kelapa, kue basah, anyaman bambu, anyaman tikar dan mebeler). Desa Gadingsari diambil 27 buah unit usaha, Desa Gadingharjo 6 buah unit usaha, Desa Srigading 15 buah unit usaha dan Desa Murtigading sebanyak 12 buah unit usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri pedesaan di daerah penelitian terpola pada kegiatan produksi sederhana yang sebagian besar dilakukan oleh tenaga kerja keluarga yakni istri dan suami (92 %), istri, suami dan anak (8%). Sumber daya manusia dilihat dari tingkat pendidikan pengusaha masih rendah yakni 65 % tidak tamat SD. Tingkat umur 45 tahun hingga 54 tahun sebanyak 60 %. Pendapatan sektor pertanian relatif lebih kecil dibanding sektor industri (3 : 10) untuk pendapatan lebih dari Rp. 350.000/th. Perkembangan apa yang mencolok terdapat pada kemudahan pemasaran (naik 8 %) terdapat pada jenis tempe, kue basah dan anyaman tikar. Volume produksi mengalami peningkatan pada semua jenis industri (18 %) dan Perkembangan kontinuitas produksi terdapat pada jenis industri tempe, gula kelapa dan kue basah sebesar 3 %. Peningkatan pelayanan khususnya pelatihan manajemen sederhana dalam hal pemasaran, kualitas produk dan kontinuitas produksi sangat disarankan. Suntikan dana berupa pinjaman modal dapat diberikan setelah pembinaan berjalan baik. Perlu diperhatikan pula adalah bantuan sektor lain untuk meningkatkan permintaan hasil produksi pedesaan.

-

Kata Kunci : Industri pedesaan,Bantul,Sanden,DIY

  1. S1-1997-43616-R__Drihadi_Widodo_abstract.pdf  
  2. S1-1997-43616-R__Drihadi_Widodo_bibliography.pdf  
  3. S1-1997-43616-R__Drihadi_Widodo_tableofcontent.pdf  
  4. S1-1997-43616-R__Drihadi_Widodo_title.pdf