Laporkan Masalah

Peranan industri pengolahan Emping Melinjo dalam menciptakan pendapatn dan kesempatan kerja

Joko Supriyono, Drs. Soekadri, M.S.; Drs. Agus Sutanto, M.S.

1997 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Pembicaraan mengenai perkembangan wilayah pedesan meliputi penciptaan lapangan kerja, kesempatan berusaha, peningkatan pendapatan dan peningkatan taraf hidup penduduk desa. Sejalan dengan hal itu, maka masalah kesempatan kerja dan penciptaan pendapatan merupakan aspek penting dalam pembangunan pedesaan terutama dalam bidang ekonomi. Untuk itu pengembangan industri pedesaan dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk memberikan lapangan kerja dan menciptakan pendapatan karena industri pedesaan lebih dekat dengan kegiatan pertanian dan mendominasi perekonomian pedesaan. Untuk mengetahui peranan industri pedesaan dalam pembangunan ekonomi pedesaan diambil satu jenis industri pedesaan yaitu industri pengolahan emping mlinjo di Desa Margomulyo, Kec. Seyegan, Kab. Sleman. Tujuan penelitian pertama, untuk mengetahui sumbangan faktor-faktor berupa modal, bahan baku, tenaga kerja dan lama usaha terhadap jumlah produksi. Kedua, untuk mengetahui sumbangan industri pengolahan emping mlinjo dibanding dari usaha pertanian dan jasa. Ketiga, untuk mengetahui sejauh mana industri pengolahan emping mlinjo mampu menciptakan kesempatan kerja. Keempat, untuk mengetahui usaha-usaha pengembangan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap keberadaan industri tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey dengan responden sebanyak 60 orang pengusaha yang diwawancara dengan metode sensus. Data yang diperoleh dianalisa dengan tabel dan uji statistik (regresi berganda, korelasi product moment dan uji beda t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa diantara faktor-faktor berupa modal, bahan baku, tenaga kerja dan lama usaha, fak-tor bahan baku merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap jumlah produksi. Usaha industi pengolahan emping mlinjo merupakan sektor yang lebih dominan dibanding sektor pertanian dan jasa sebagai penyumbang pendapatan total keluarga. Industri pengolahan emping mlinjo mampu menyerap tenaga kerja yang cukup banyak yaitu 225 orang dengan 72 orang diantaranya merupakan tenaga kerja upahan, dan semakin berkembang tingkat usaha, maka semakin banyak tenaga kerja upahan yang terlibat. Lisaha pembinaan yang dilakukan instansi terkait ataupun pemerintah mampu mening.katkan hasil produksi.

-

Kata Kunci : Pengolahan emping melinjo,Kesempatan kerja,Seyegan,Sleman,DIY

  1. S1-1997-03139-Joko_Supriyono_title.pdf  
  2. S1-1997-0319-Joko_Supriyono_abstract.pdf  
  3. S1-1997-0319-Joko_Supriyono_bibliography.pdf  
  4. S1-1997-0319-Joko_Supriyono_tableofcontent.pdf