Hutan rakyat sistem wanatani dan hubungannya dengan kesejahteraan masyarakat di kecamatan Kokap kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta
Iswanti, Drs. Soekadri, M.S.; Drs. Joko Christanto, M.Sc.
1997 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHWilayah Kecamatan Kokap Kabupaten Dati II Kulonprogo masih terdapat lahan kritis yang luas, untuk meningkatkan produktivitas lahan dan meningkatan kesejahteraan petani, pemerintah telah menetapkan satu kebijakan , yaitu dengan menerapkan hutan rakyat sistem wanatani pada lahan milik penduduk. Program ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengembangan hutan tanaman pada lahan milik agar potensi hutan meningkat dan masyarakat memperoleh manfaat dari pengembangan hutan rakyat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih mendalam tentang kegiatan tersebut, yaitu (1) untuk me¬ngetahui keberhasilan pengelolaan hutan rakyat sistem wanatani, (2) untuk mengetahui keberhasilan pola hutan rakyat sistem wanatani dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode survai dengan mengambil dua sampel desa dan untuk penentuan responden menggunakan metode "purposive sam¬pling", dengan mengambil sampel petani yang menerapkan kegiatan wanatani di Desa Hargorejo dan Desa Hargomulyo. Analisa data menggunakan analisis statistik "korelas1 regresi berganda dan uji beda t-test" dengan menggunakan program SPSS-PC+ dan analisa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keber-hasilan pengelolaan hutan rakyat sistem wanatani di daerah penelitian secara umum termasuk berhasil. Kegiatan yang dilakukan secara swadaya lebih berhasil dibanding kegiatan yang dilakukan tergantung pada bantuan pemerintah, kegiatan wanatani yang dilakukan oleh pen¬duduk yang tingkat aksesibilitasnya tinggi kurang berhasil dibanding yang dilakukan oleh penduduk yang tingkat aksesibilitasnya rendah dan kegiatan wanatani di daerah yang lebih datar lebih berhasil dibanding kegiatan di lereng yang terjal. Faktor-faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap variasi keberhasilan pengelolaan kegiatan wanatani ini adalah prosentase tumbuh tanaman kehutanan, peningkatan produksi pertanian dan aksesibilitas petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan kesejahteraan petani peserta kegiatan, yaitu dilihat dengan adanya peningkatan produksi pertanian dan penghasilan tambahan dari lahan seperti dengan adanya Kebun Bibit Desa, penjualan kayu bakar dan kayu bangunan. Dari indikator komposit kesejahteraan masyarakat dengan dilakukan uji beda t-test menunjukkan adanya perbedaan kesejahteraan sebelum dan sesudah adanya kegiatan wanatani. Kegiatan wanatani ini ikut mendukung terciptanya kesempatan kerja baru dan pembangunan kehutanan di luar kawasan hutan negara.
-
Kata Kunci : Hutan Rakyat,Sistem wanatani,Kesejahteraan masyarakat,Kokap,Kulonprogo,DIY