Laporkan Masalah

Kedudukan hukum pasien dalam perspektif Undang-undang No.8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen

RUSMAWATI, Dianne Eka, Prof. Emmy Pangaribuan S., SH

2004 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum-Hukum Bisnis)

Tujuan penelitian tesis ini adalah untuk mengetahui kedudukan hukum pasien dalam perspektif Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen serta untuk mengetahui bagaimana perlindungan hukum bagi pasien jika terjadi malpraktek oleh dokter. Penelitian ini merupakan yuridis normatif. Penelitian ini dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka yang merupakan data sekunder dengan cara mempelajari dan menelaah Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen yang disebut dengan Penelitian Kepustakaan. Selanjutnya untuk menunjang dan melengkapi fakta yang ada dilakukan penelitian lapangan yang merupakan data primer dengan menentukan kota Yogyakarta sebagai lokasi penelitian dengan subyek penelitian Ketua IDI (Ikatan Dokter Indonesia) wilayah Yogyakarta, Ketua YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia), Hakim Pengadilan Negeri Yogyakarta, serta pasien yang mengalami kasus malpraktek oleh dokter. Data yang diperoleh baik primer maupun sekunder dianalisis secara kualitatif dan hasilnya disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan atau posisi pasien adalah sebagai konsumen yaitu konsumen jasa pelayanan kesehatan. Sebagai konsumen jasa pelayanan kesehatan pasien belum mendapatkan perlindungan hukum atas hak-hak yang dimilikinya sebagai konsumen terutama jika terjadi malpraktek oleh dokter. Hak-hak tersebut antara lain yaitu hak untuk mendapatkan kenyamanan, keamanan dan keselamatan dalam mendapatkan jasa pelayanan kesehatan, hak atas informasi yang benar, jelas dan jujur dan hak untuk didengar pendapat dan keluhannya. Dari hasil penelitian tersebut diharapkan di masa yang akan datang pemerintah lebih mensosialisasikan Undang-Undang Perlindungan Konsumen sehingga pasien dapat mengetahui bahwa selaku konsumen pasien mempunyai hak-hak yang dilindungi oleh Undang-Undang.

The objectives of the research to determine the legal status of patients in the perspective of Act No. 8 Year 1999 Regarding Consumer’s Protection and also to determine the legal protection for patients harmed by doctors that conduct malpractices. The research conducted was a juridical and normative one. It was managed through examining library items which were classified as secondary data, including the reviewing and analyzing of Act No. 8 Year 1999 Regarding Consumer’s Protection. This is called Library Research. And in order to support and complement the facts on hand, a Field Research was conducted to obtain primary data. It was agreed on that the city of Yogyakarta would be the location of the research, and the research subjects would comprise the Head of IDI (Indonesian Doctors Association) of Yogyakarta, the Head of YLKI (Indonesian Consumers Institution), the Judge of the State Court of Yogyakarta, as well as patients that had become victims of medical malpractices. Both primary and secondary data were analyzed qualitatively, and the results were given out descriptively. The results of the research demonstrate that patients are placed in the position of consumers, namely consumers of health services. As the consumers of health services, patients have not received legal protection upon their rights as consumers, especially when medical malpractices occur. Their rights consist of the right for convenience, security and safety in acquiring health services, the right for proper, clear and reliable information, and the right to be heard of one’s ideas and complaints. From the results of the research, it is hoped that in the future the government could socialize in a larger extent the Law of Consumer’s Protection in order for patients to be able to realize that as consumers they possess rights that are protected by law.

Kata Kunci : Perlindungan Konsumen,Pasien,UU No8 Tahun 1999, the legal status of patients, consumer’s legal protection, medical Malpractices


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.