Laporkan Masalah

Pemanfaatan pekerja transmigrasi PIR khusus kelapa sawit di lokasi Lubuk Dalam kecamatan Siak kabupaten Bengkalis propinsi Riau

Hasanudin MAR, Drs. Alip Sontosudarmo, M.S.

1992 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Pelaksanaan program proyek transmigrasi merupakan salah satu kebijaksanaan pemerintah untuk mengatasi masa¬lah tenaga kerja dan angkatan kerja di antaranya transmi¬grasi dengan pola PIR Khusus kelapa sawit Lubuk Dalam. Dengan pola PIR Khusus ini telah melibatkan sejumlah besar tenaga kerja sebagai staf, karyawan maupun pekerja harian lepas perkebunan, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: a) perubahan jumlah anggota keluarga transmi¬gran selama di lokasi penelitian; b) jumlah anggota ke¬luarga yang terlibat bekerja di PIR Khusus kelapa sawit Lubuk Dalam; c) rata-rata jam kerja pada wilayah dengan fasilitas lingkungan di lokasi penelitian. Untuk mencapai tujuan tersebut, dipilih lokasi PIR Khusus kelapa sawit Lubuk Dalam dengan mengambil dua lokasi sampel yaitu UPT I dan UPT VI. UPT I merupakan lokasi banyak fasilitas lingkungan yang ditandai terda¬patnya jalan raya penghubung Ibukota Kecamatan Siak den¬gan Ibukota Propinsi Riau, kompleks perkantoran perkebu¬nan, pabrik pengolahan sawit, pasar harian, tempat per¬hentian bus dan dermaga pelabuhan buatan. Sedangkan UPT VI merupakan lokasi kurang fasilitas lingkungan yang kebalikan dari UPT I. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan mengambil responden sebagai sampel yaitu survei rumahtangga dengan melibatkan pekerja keluarga. Besarnya sampel dilakukan secara purposive dengan pertimbangan tertentu. Untuk UPT I diambil 60 rumahtangga dengan meli¬batkan 194 pekerja keluarga dan UPT VI diambil 60 rumah¬tangga dengan melibatkan 183 pekerja keluarga. Data di¬kumpulkan melalui wawancara terhadap responden dan diban¬tu dengan kuesioner serta wawancara dengan pemuka masya¬rakat. Data sekunder diambil dari instansi terkait yang ada hubungannya dengan penelitian ini. Analisis data dilakukan dengan tabel frekuensi, tabulasi silang dan diuji dengan uji beda statistik Kai Kuadrat. Hasil penelitian antara lain: rata-rata jam kerja per minggu pekerja transmigran di lokasi penelitian be¬kerja secara penuh (36,8 jam/minggu); rata-rata pendapa¬tan per kapita melewati batas ambang kecukupan (Rp 56.110 per bulan); untuk UPT T proporsi pemanfaatan pekerja lebih besar (89,7 persen) i.bandingkan UPT VI (88,0 per¬sen) dan hasil analisis XL ternyata harga X2 observasi lebih besar (14,37) dari harga kritis XL dengan dk 2 untuk taraf signifikan 10 persen sebesar 4,60; rata-rata pendapatan rumahtangga transmigran UPT I proporsinya lebih besar (Rp 290.920/bulan) dibandingkan UPT VI (Rp 257.080/bulan) dan hasil analisis ternyata arga XL observasi lebih besar (4,92) dari harga kritis X- dengan dk 2 untuk taraf signifikan 10 persen sebesar 4,60; pro¬duktivitas pekerja UPT I lebih baik dari produktivitas pekerja UPT VI.

Kata Kunci : Pekerja Transmigran,Kelapa Sawit,Bengkalis,Riau,Siak

  1. S1-1992-03104-Hasanuddin_MAR_abstract.pdf  
  2. S1-1992-03104-Hasanuddin_MAR_bibliography.pdf  
  3. S1-1992-03104-Hasanuddin_MAR_tableofcontent.pdf  
  4. S1-1992-03104-Hasanuddin_MAR_title.pdf