Laporkan Masalah

PERANAN PEREMPUAN DALAM PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT BERSERTIFIKAT (Studi kasus di Desa Sumberejo, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah)

NURUL MA'RUFI, Dr. Ir. San Afri Awang, M.Sc.

2007 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kriteria dan indikator yang dikembangkan oleh Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI) yang berkaitan dengan keterlibatan kaum perempuan dalam pengelolaan hutan rakyat bersertifikat di Desa Sumberejo. Penelitian ini dilakukan di Desa Sumberejo, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Desa Sumberejo merupakan salah satu desa yang unit manajemen pengelola hutan rakyatnya telah memperoleh sertifikasi pengelolaan hutan rakyat dari Lembaga Ekolabel Indonesia(LEI). Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pengambilan data kepada responden dilakukan dengan cara snowballing. Analisis data yang diperoleh dilakukan dengan menggunakan Harvard Analitycal Framework (HAF) yang didasarkan pada profil aktivitas serta profil akses dan kontrol terhadap sumberdaya. Hasil analisis data disajikan secara deskriptif. Dari penelitian dapat diketahui bahwa di Desa Sumberejo kaum perempuan mempunyai peranan dan terlibat dalam pengelolaan hutan rakyat, meskipun tanggung jawab terhadap pengelolaan hutan rakyat tetap berada ditangan laki-laki. Kegiatan teknis pengelolaan hutan rakyat yang melibatkan kaum perempuan diantaranya adalah: pengolahan tanah, pembuatan lubang tanaman, penanaman, pemindahan, pemupukan, pemangkasan serta penjarangan; sedangkan untuk kegiatan yang sifatnya menambah pengetahuan tentang hutan rakyat yang melibatkan kaum perempuan diantaranya adalah: kegiatan penyuluhan dan pelatihan.

The objective of this research is to investigate the implementation of criteria and indicator which developed by Indonesian Eco-label Institute (LEI) regarding women involvement in certified community forest management in Sumberejo Village. This research was conducted in Sumberejo Village, Batuwarno Sub-district Wonogiri District, Central Java Province. Sumberejo Village is one of the villages that received certification for their community forest management unit. The basic method used in this research was qualitative method. Data collected from the respondents were using snowballing method. The data analysis was using Harvard Analytical Framework (HAF); which based on the profile of activities, also access profile and control to resources. Data analysis results are delivered descriptively. Results of this research shown that in Sumberejo Village, women have a role and involved in community forest management, although the main responsibility of th???? rttanagt!ment is on the men. t ecWHcat hctiviHes that ittvoiving wt'Jthe11 at???? sbii rrtahagerttent, hole making for phttttirlg, plants, plartts ttatts????oitatidn, ¥eHhlzer, pruni11g iittd also thinning. And fdr ¼He activities to. lth????rdve comrrttihlty fbrest knowledgt!! that involving women are btlm????liign and trairtihg.

Kata Kunci : peran perempuan, hutan rakyat, sertifikasi hutan, Lembaga Ekolabel Indonesia

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf