Laporkan Masalah

IDENTIFIKASI HASIL HUTAN RAKYAT DI LAHAN BEKAS ABIAN (Studi Kasus di Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng, Bali)

Putu Eka Dharmawan, Ir. Sahid, M.Si.

2007 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Pembangunan hutan rakyat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat pedesaan maupun di luar kawasan hutan rakyat. Dampak positif tersebut diantaranya sisi ekologis menjadi baik, dengan berkurangnya lahan kritis, terciptanya kawasan hijau, dll Disamping itu, keadaan finansial penduduk menjadi meningkat karena hasil hutan rakyat dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pada khususnya dan daerah lewat PAD (Pendapatan Asli Daerah). Masyarakat juga dapat mempelajari tata cara pengelolaan/manajemen hutan rakyat yang bisa didapatkan melalui program penyuluhan yang dilakukan oleh Dinas Kehutanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi basil hutan rakyat di lahan bekas abian (tegalan), tingkat keberbasilan penanaman hutan rakyat dari aspek ekologis, finansial dan manajemen. Untuk itu dilakukan berbagai analisis diantaranya lewat pengumpulan data primer dan skunder. Data primer diperoleh dari basil wawancara dengan panduan kuisioner dan pedoman wawancara. Sclain itu dilakukan pula pengukuran langsung di lapangan. Data skunder diperoleh dari catatan yang sudah ada, baik dari pemerintab daerah setempat, publikasi, inventarisasi, maupun hasil-hasil penelitian sebelumnya dan bacaan yang relevan. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa hutan rakyat di Desa Kubutambahan untuk jenis Jati berhasil dengan jumlah pobon 12.866 batang pada KU II dan potensi produksi totainya 566 m3 • Diperlukan adanya kiat dan strategi/manajemen dari pemerintah terutama Dinas Kehutanan untuk memberikan penyuluhan tentang hutan rakyat

Kata Kunci : Ekologis, Finansial, Manajemen, Keberhasilan Penanaman Hutan Rakyat.

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf