Analyzing the Acceptance of Gibran Rakabuming Raka Vice Presidential Candidacy Among First-Time Voters in Semarang
GRACETANIA SHALOM JOENAN, Drs. Kurniawan Kunto Yuliarso, M.A.
2024 | Skripsi | Ilmu Komunikasi
Penelitian ini menyelidiki penerimaan pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden di kalangan pemilih pemula di Semarang, dengan fokus pada interaksi antara kebiasaan media, faktor interpersonal, dan status sosial ekonomi. Survei kuantitatif dilakukan dengan menggunakan Google Formulir, dengan total 442 responden berusia 17 hingga 19 tahun. Survei ini menggunakan skala Likert untuk mengukur dampak faktor-faktor ini terhadap persepsi pemilih. Temuan penting mengungkapkan adanya keterhubungan yang signifikan antara konsumsi media, interaksi sosial, dan latar belakang ekonomi, yang menggambarkan bagaimana elemen-elemen ini mempengaruhi sikap pemilih muda terhadap pencalonan Gibran. Penelitian ini menggarisbawahi peran penting media baru dalam membentuk pandangan politik kaum muda, terutama media sosial, dan juga menyoroti pengaruh diskusi keluarga dan teman sebaya. Selain itu, status sosial ekonomi muncul sebagai faktor penting dalam memoderasi pengaruh-pengaruh ini, yang mempengaruhi akses terhadap beragam sumber media dan wacana politik dalam lingkaran sosial. Pemahaman ini memberikan pemahaman komprehensif tentang faktor-faktor yang membentuk sikap politik dalam lanskap politik Indonesia yang terus berkembang, sehingga memberikan implikasi berharga bagi kampanye politik di masa depan dan strategi keterlibatan masyarakat yang menyasar pemilih muda.
This study investigates the acceptance of Gibran Rakabuming Raka's candidacy for vice president among first-time voters in Semarang, focusing on the interplay between media habits, interpersonal factors, and socioeconomic status. A quantitative survey was conducted using Google Forms, with 442 total respondents aged 17 to 19. The survey employed a Likert scale to gauge the impact of these factors on voters' perceptions. Noteworthy findings reveal a significant interconnection between media consumption, social interactions, and economic background, illustrating how these elements influence young voters' attitudes toward Gibran's candidacy. The research underscores new media's pivotal role in shaping youth political views, mainly social media, while highlighting the influence of family and peer discussions. Additionally, socioeconomic status emerged as a critical factor in moderating these influences, affecting access to diverse media sources and political discourse within social circles. These insights provide a comprehensive understanding of the factors shaping political attitudes in Indonesia's evolving political landscape, offering valuable implications for future political campaigns and civic engagement strategies targeting young voters.
Kata Kunci : first-time voters, acceptance, politics