Perbandingan pencegahan eritema dan pigmentasi akibat pajanan tunggal UVB antara pemberian Vitamin C 15 persen, Vitamin E 1 persen serta kombinasi Vitamin C 15 persen dan E 1 persen secara topikal
WIDYANTI, Gabriel Erny, dr. Kristiana Etnawati, MPH.,Sp.KK
2004 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran KlinikPenelitian ini bertujuan untuk: mengetahui kemampuan bahan-bahan topikal yang di uji berupa lotion vitamin C 15%, vitamin E 1% serta kombinasi vitamin C 15% dan vitamin E 1% dalam mencegah eritema dan pigmentasi setelah pajanan tunggal UVB. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Photobiologi Bagian Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran UGM/RS. Dr. Sardjito, Yogyakarta, dengan disain eksperimental (uji klinis fase II) pada 30 relawan orang sehat yang memenuhi kriteria penelitian. Sebelum pajanan UVB diukur rerata nilai L* dan rerata nilai a*, selanjutnya dilakukan pengukuran MED masing-masing relawan. Bahan uji dan kontrol dioleskan pada kulit punggung relawan dengan urutan secara random. Tiga puluh menit kemudian dilakukan pajanan UVB dengan dosis 0, 1, 2, dan 3 MED sesuai dengan kolom masing-masing. Pembacaan nilai L* sebagai parameter kecerahan kulit dan nilai a* sebagai parameter eritema dilakukan pada 24, 48, 72, dan 144 jam setelah pajanan UVB. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis menggunakan komputer program SPSS-10 for windows. Data-data yang diperoleh diuji dengan statistik ANOVA, bila p <0,05 perbedaannya dianggap bermakna secara statistik. Hubungan antara bahan uji dengan respon eritema dan pigmentasi diuji dengan tes korelasi.
The aim of this study was to find out the efficacy of the topical agents: 15% vitamin C, 1% vitamin E, and the combination of 15% vitamin C and 1% vitamin E lotion against erythema and pigmentation induced by a single dose of UVB irradiation. This study was an experimental design (second phase) involved 30 healthy volunteer, performed in the Photobiology Laboratory Department of Dermato- Venereology Faculty of Medicine Gadjah Mada University/Sardjito Hospital Yogyakarta. The mean of L* values and a* values was measured before UVB irradiation, continued with MED measured for each volunteer. The aplication of the topical agents and control was in a randomized manner on the back skin of the volunteer. UVB irradiation of 0, 1, 2, and 3 MED dose was performed in thirty minutes later appropriately on each column. L* values as parameter of lightness, a* values as parameter of erythema were measured at 24, 48, 72 and 144 hours after UVB irradiation. Results of the study were analyzed using SPSS-10.0 for windows program computer, evaluated by ANOVA test. If the p-value < 0.05 the differences considered as statistically significant. Topical agents related with erythema and pigmentation response were evaluated by correlation test
Kata Kunci : Kulit,Eritema dan Pigmentasi,Lotion Vit C 15 Persen dan E 1 Persen