Fibrinogen sebagai faktor Prognostik Cardiac Event pada Infark Miokard Akut
WINARNO, Andreas Agung, dr. Usi Sukorini, SpPK.,M.Kes
2004 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran KlinikPenyakit kardiovaskuler merupakan penyebab kematian dan sering terjadi di negara-negara maju. Di Indonesia insiden PJK meningkat dari tahun ke tahun dalam 15 tahun terakhir. Dengan diketahunya faktor resiko PJK, mortalitas dan morbiditas menurun namun demikian PJK masih merupakan penyebab kematian utama dalam 15 tahun terakir. Beberapa penelitiaan diarahkan kepada perjalanan penyakit PJK untuk mencari prognosis dan faktor prognosis. Fibrinogen merupakan salah satu parameter yang berperan sebagai protein fase akut, berperan dalam proses koagulasi, viskositas darah dan agregasi trombosit. Banyak penelitian menetapkan fibrinogen merupakan faktor resiko independent terhadap PJK namun implikasi prognostik belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk melihat parameter fibrinogen sebagai faktor prognostik terjadinya cardiac event penderita infark miokard akut. Penelitian menggunakan rancangan kohort dengan subyek penelitian 80 penderita infark miokard akut yang diambil secara konsekutif di RS Dr. Sardjito Yogyakarta. Fibrinogen diperiksa pada saat penderita masuk rumah sakit kemudian diikuti selama penderita di rawat di rumah sakit. Cardiac event berupa sembuh, reinfark, keluhan tanda-tanda iskemia dengan keluhan klinis angina, gambaran ECG dan pemeriksaan enzim jantung atau penderita meninggal. Analisa statistik mencari korelasi dan analisa regresi terhadap variabel kadar fibrinogen dan variabel faktor resiko yang lain dengan keluaran klinis. Hasil penelitian diharapkan dapat bermanfaat dalam memperkirakan keluaran klinis sehingga dapat membantu dalam penatalaksanaan penderita dan kemungkinan pengembangan terapi terhadap kadar fibrinogen darah pada penderita infark miokard akut.
Cardiovascular disease is one commonly cause of the death in the developing countries. In Indonesia, the incidence of the coronary heart disease (CHD) is increasing in the last 15 years. The numbers of mortality and morbidity can be reduced but the CHD still the most caused of death. Some studies are conducted to look for the prognostic and prognostic factors of CHD. Fibrinogen is one of the indicators that has a role as an acute phase protein, coagulation phase, blood viscosity and platelet aggregation. Many studies determined that fibrinogen is an independent risk factor for CHD but the prognosic implication has not been studied yet. The aim of this study is to determined fibrinogen as prognostic factor for cardiac events of acute myocardial infarction (AMI). This is cohort study with 80 subjects diagnosed as acute myocardial infarction which taken consecutive at RS Dr. Sardjito Yogyakarta. Fibrinogen is measured when the subject being hospitalized in ICCU. Cardiac events are signs death, re-infarct, recover from sign of AMI and ischemic condition that consists of angina, ECG pattern, cardiac enzyme. Statistical analysis will do to look for the correlation and regression between fibrinogen value and other risk factors with cardiac event. From this result of the study hopefully can predict the clinical outcomes of CHD so it may help in manage the patient and possibility to developed therapy on fibrinogen.
Kata Kunci : Infark Miokard Akut,Prognosis Cardiac Event,Fibrinogen, Fibrinogen, Acute Myocardial Infarction ,Prognostic, Cardiac event