Pengalaman Pasien Hipertensi Yang Menjalani Terapi Komplementer Bekam
HAMIDATUN RABAYYA YUSUF, Prof. Intansari Nurjannah, S.Kp., MN.Sc., Ph.D.; Dr. Heny Suseani Pangastuti, S.Kp., M.Kes.
2024 | Tesis | S2 Magister Keperawatan
Latar Belakang: Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis serius yang secara signifikan meningkatkan risiko penyakit jantung, otak, ginjal, dan penyakit lainnya. Terapi komplementer memainkan peran dalam mempromosikan penyembuhan, kenyamanan, dan perawatan di seluruh dunia. Mulai didapati banyak praktek terapi komplementer di tengah-tengah masyarakat dan kecenderungan masyarakat untuk menggunakan terapi komplementer terus meningkat dari tahun ke tahun. Mayoritas pasien cenderung menggunakan berbagai produk Complementary and Alternative Medicine (CAM) untuk hipertensi salah satunya adalah bekam.
Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengalaman dan persepsi pasien hipertensi yang menjalani terapi komplementer bekam.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Purposive sampling digunakan dalam pemilihan 6 partisipan di dua klinik yaitu Rumah Sehat Insani dan Rumah Sehat Holistik in Care. Data diolah dan dianalisis menggunakan tujuh langkah analisa data berdasarkan Colaizzi.
Hasil: Berdasarkan analisi yang dilakukan, terdapat 4 temuan tema yaitu gambaran persepsi pasien terkait hipertensi yang meliputi persepsi terkait pengetahuan, penyebab serta gejala hipertensi; gambaran persepsi terkait terapi bekam meliputi tidak familiar dengan istilah pengobatan komplementer, persepsi fungsi bekam serta jenis bekam; manfaat/efek bekam yang dirasakan partisipan dan alasan partisipan menjalani terapi bekam.
Kesimpulan: Kebanyakan partisipan masih belum familiar dengan istilah pengobatan komplementer. Adanya ungkapan terkait efek positif yang dialami partisipan yang dapat dirasakan langsung setelah pengobatan menjadi alasan penggunaan bekam. Hal ini menunjukkan potensinya sebagai bagian dari pendekatan holistik dalam manajemen kondisi ini. Mendorong penelitian lebih lanjut untuk memvalidasi pendekatan ini sebagai pengobatan komplementer yang aman untuk hipertensi.
Background:
Hypertension
or high blood pressure is a serious medical condition that significantly
increases the risk of heart, brain, kidney, and other diseases. Complementary
therapies play a role in promoting healing, comfort, and care around the world.
There are many complementary therapy practices in the community and the
tendency of people to use complementary therapies is increasing year by year.
The majority of patients tend to use various Complementary and Alternative
Medicine (CAM) products for hypertension, one of which is cupping.
Objective: This study is to determine
the description of the experiences and perceptions of hypertensive patients who
undergo cupping complementary therapy.
Methods: This study used a
qualitative descriptive design. Purposive sampling was used in selecting 6
participants in two clinics, namely Rumah Sehat Insani and Rumah Sehat Holistic
in Care. Data collection methods used in-depth interviews. Data were processed
and analyzed using seven steps of data analysis based on Colaizzi.
Results: Based on the analysis
conducted, there are 4 theme findings, namely the description of patient
perceptions related to hypertension which includes perceptions related to
knowledge, causes and symptoms of hypertension: description of perceptions
related to cupping therapy including unfamiliarity with the term complementary
medicine, perceptions of cupping functions and types of cupping; benefits /
effects of cupping felt by participants and reasons for participants undergoing
cupping therapy.
Conclusion: Most participants were still unfamiliar with
the term complementary medicine. The existence of expressions related to the
positive effects experienced by participants that can be felt directly after
treatment is the reason for using cupping. This suggests its potential as part
of a holistic approach in the management of this condition. Encouraging further
research to validate this approach as a safe complementary treatment for
hypertension.
Kata Kunci : Hipertensi, terapi bekam, pengalaman, persepsi pasien.