Perhitungan muatan sedimen sungai Ponggok kabupaten Pacitan
Pramono Hadi, Drs. Sudarmadji, M.Eng.Sc.
1985 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPengelolaan wilayah DAS penting artinya untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup. Salah satu tolok ukur untuk mengetahui baik buruknya kondisi suatu DAS adalah dengan mengetahui hasil sedimen. Penelitian sedimen di DAS Ponggok dilakukan dengan menghitung muatan suspensi, muatan dasar dan padatan terlarut. Berdasar tinggi muka air ra¬ta-rata bulanan dari data AWLR dan nilai lengkung luah, dapat diketahui luah rata-rata bulann. De¬ngan demikian dapat diketahui pula muatan sedimen bulanan. Perhitungan muatan dasar dilakukan dengan dua cara yaitu : dengan pendekatan rumus Meyer-Peter - Muller dan percobaan dengan metode perangkap. Ha - silnya, muatan dasar dengan pendekatan rumus ada - lah = 611,9869 m3/tahun, sedang dengan percobaan sebesar = 289,8442 m3/tahun. Besarnya muatan sus¬pensi tahunan adalah = 812,2744 m3 dan padatan terlarut tahunan = 443,3746 m3. DAS Ponggok yng mempunyi luas 27,5 km2 hasil sedimennya adalah sebesar = 1867,6359 m3 yang merupakan penjumlahan dari muatan suspensi, padatan terlarut dan muatan dasar hasil pendekatan rumus. Bila muatan dasar yang diperhitungkan adalah dari hasil percobaan , maka hasil sedimen DAS Ponggok adalah = 1545,4932 m3. Kalau ditinjau karakteristik luah Sungai Pong gok, maka pada bulan April sampai dengan bulan Ok-tober, muatan sedimen bulanan sebagian besar bera¬sal dari padatan terlarut dibanding yang berasal dari muatan dasar dan muatan suspensi. Padahal, sering dalam penelitian sedimen, besarnya padatan terlarut diabaikan. Oleh karena itu perlu ditinjau kembali cara penentuan hasil sedimen, terutama un¬tuk DAS-DAS yang kecil.
-
Kata Kunci : Muatan sedimen,Pacitan,Jawa Timur