Laporkan Masalah

Hubungan antara pengetahuan, persepsi dan sikap ibu Balita, kader Posyandu dan Tokoh Masyarakat terhadap konsep monitor dan promosi pertumbuhan dengan nilai penampilan Posyandu di Kec. Tegalrejo dan Godean

RISTANTO, dr. Roni Naning, SpAK.,M.Kes

2004 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Klinik

Kasus gizi buruk pada anak balita masih dijumpai di pelbagai daerah. Bila status gizi tidak segera diperbaiki akan menghasilkan sumber daya manusia bermutu rendah. Angka kematian bayi dengan underlying malnutrisi masih cukup tinggi. Penimbangan balita dapat mendeteksi anak sebelum jatuh pada kondisi gizi buruk. Konsep awal penimbangan balita adalah Monitor dan Promosi Pertumbuhan atau dalam bahasa Inggris disebut Growth Monitoring and Promotion (GMP). Konsep GMP bukanlah hanya sekedar penimbangan balita dan mencatatnya dalam KMS, namun juga menilai pertumbuhan, memberikan konseling dan motivasi untuk melakukan tindakan untuk meningkatkan pertumbuhan. Promosi pertumbuhan menjadi penting karena anggota keluarga akan dapat mengenali kecenderungan gagal tumbuh dan segera berusaha melakukan sesuatu untuk mencegahnya. Sampai saat ini pos penimbangan balita masih menjadi ujung tombak program gizi di Indonesia, namun sejauh mana konsep tentang Monitor dan Promosi Pertumbuhan telah dipahami oleh masyarakat belumlah diketahui. Pos peimbangan balita yang kini merupakan bagian dari Posyandu, merupakan kegiatan oleh dan untuk masyarakat yang sangat memerlukan dukungan beberapa pihak termasuk ibu balita, kader Posyandu dan tokoh masyarakat. Puskesmas Tegalrejo merupakan puskesmas yang berada di Wilayah Kodia Yogyakarta, dimana puskesmas ini terletak di daerah perkotaan. Sedangkan Puskesmas Godean terletak di Wilayah Kabupaten Sleman yang terletak di daerah pedesaan. Secara umum penelitian ini bertujuan mengetahui adakah hubungan antara pengetahuan, persepsi dan sikap ibu balita, kader posyandu dan tokoh masyarakat terhadap konsep konsep Monitor dan Promosi Pertumbuhan, dengan nilai penampilan Posyandu di wilayah Kecamatan Tegalrejo Kodia Yogyakarta dan Kecamatan Godean Kabupaten Sleman. Selain itu dari penelitian ini diharapkan diperoleh gambaran aktual tampilan Posyandu di Kecamatan Tegalrejo Kodia Yogyakarta dan Kecamatan Godean Kabupaten Sleman. Penelitian ini merupaka n penelitian non ekperimental, cross sectional. Variabel bebas pada penelitian ini adalah pengetahuan, persepsi dan sikap 135 ibu balita, 135 kader Posyandu dan 135 tokoh masyarakat terhadap konsep Monitor dan Promosi Pertumbuhan. Variabel tersebut berskala nominal yang dinilai dengan menggunakan kuesioner yang telah disiapkan. Sedangkan variabel tergantung pada penelitian ini adalah nilai penampilan Posyandu, sebanyak135 Posyandu. Variabel ini berskala nominal yang dinilai menggunakan kuesioner yang telah disiapkan. Analisis statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah Regresi Ganda Logistik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membuktikan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, persepsi dan sikap ibu balita, kader Posyandu dan tokoh masyarakat terhadap Monitor dan Promosi pertumbuhan dengan nilai penampilan posyandu di wilayah Kecamatan Tegalrejo dan Godean

Malnourished in under five still found in some areas in Indonesia. That’s conditions can produce unqualified human resourches. The mortality rate with malnourished underlying still high in infant. The under five weighing can detect the children before they fall in malnourished conditions. The beginning concept of weighing post is Growth Monitoring and Promotion (GMP). It’s contain not only under five weighing but includling giving concelling and motivation to improve the growth. Recently, weighing post still an important nutrition program in Indonesia. But, how the concept of Growth Monitoring and Promotion understood by people is unknown. And weighing post that now as apart of Posyandu program, should be supported by the mother, health worker (kader Posyandu) and public figure. Puskesmas Tegalrejo is a Primary Health Care in Kodia Yogyakarta teritory. And Godean Primary Health Care is in Kabupaten Sleman teritory. The aim of this cross sectional study is to know the relationship between knowledge, perseption and attitude of the 135 mothers, 135 health workers (kader Posyandu) and 135 public figure for Growth and Monitoring Promotion and 50 Posyandu performance in Tegalrejo and 80 Posyandu in Godean distric. The independent variables are knowledge, perseption and attitude of the mother, health worker (kader Posyandu) and public figure to Growth and Monitoring Promotion concept. The dependent variable of this research is value of Posyandu performance. And the statistic analysis that used is Multiple Logistic Regresion. The result of this study is expected to able to prove that there is relationship between knowledge, perseption and attitude of the mothers, health workers (kader Posyandu) and public figure for Growth and Monitoring Promotion and Posyandu performance in Tegalrejo and Godean distric

Kata Kunci : Kesehatan Anak,Gizi Anak,Monitor dan Promosi, Growth and Monitoring Promotion, Posyandu performance, knowledge, perception attitude


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.