Laporkan Masalah

Pengaruh Teknik Pengeringan Benih terhadap Pemecahan Dormansi Benih Melon (Cucumis melo L.).

ZIRLY USWATUN KHASANAH, Agus Budi Setiawan S.P., M.Sc., Ph.D. ; Prof. Dr. Ir. Aziz Purwantoro, M.Sc.

2024 | Skripsi | AGRONOMI

Dormansi merupakan suatu kondisi benih tidak dapat menunjukkan gejalan tumbuh atau tidak mampu berkecambah meskipun pada lingkungan yang optimum untuk perkecambahan. Sifat dormansi benih dapat dipecahkan melalui perlakuan pematahan dormansi. Pemecahan dormansi dapat dilakukan dengan pengeringan. Penelitian teknik pemecahan dormansi bertujuan untuk mengetahui teknik pengeringan yang efisien terhadap pemecahan dormansi benih melon. Pada penelitian ini terdapat dua perlakuan, yaitu perlakuan pengeringan dan penyimpanan. Terdapat tiga perlakuan pengeringan benih, yaitu pengeringan dengan matahari dengan jeda, matahari tanpa jeda, dan dryer. Selain itu, benih juga disimpan dalam durasi 2 hari, 9 hari, 16 hari, 23 hari, dan 30 hari. Pemecahan dormansi dapat diketahui dari hasil daya berkecambah dan indeks vigor yang menunjukkan hasil yang paling baik diantara interaksi antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan keberagaman hasil daya berkecambah dan indeks vigor antar perlakuan, dimana perlakuan pengeringan matahari tanpa jeda selama 40 jam dan disimpan dalam durasi 2 hari memiliki nilai daya berkecambah dan indeks vigor yang tinggi. Teknik pengeringan matahari tanpa jeda durasi 40 jam dan disimpan selama 2 hari dinilai paling efektif diantara teknik pengeringan lainnya dan dapat memecahkan dormansi benih.



Dormancy is a condition in which seeds cannot exhibit growth or are unable to germinate even in an optimal environment for germination. The dormancy properties of seeds can be overcome through dormancy breaking treatments. Breaking dormancy can be achieved by drying. This research on dormancy breaking techniques aims to determine the most efficient drying technique for breaking dormancy in melon seeds. This research consists of two treatments, drying and storage. There are three drying treatments for seeds sun drying with a break, sun drying without a break, and using a dryer. Additionally, seeds are stored for 2 days, 9 days, 16 days, 23 days, and 30 days. Dormancy breaking can be determined from the results of seed germination and vigour index, which show the best outcomes among the interactions between treatments. The results of the research indicate variations in seed germination and vigour index among treatments, with the continuous sun drying treatment for 40 hours and storage for 2 days showing high seed germination and vigour index values. The technique of drying the sun without a break for a duration of 40 hours and stored for 2 days is considered the most effective among other drying techniques and can break the dormancy of seeds.


Kata Kunci : pengeringan, matahari, dryer, dormansi, daya berkecambah

  1. S1-2024-459404-abstract.pdf  
  2. S1-2024-459404-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-459404-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-459404-title.pdf