Efek Daun Jamblang (Syzygium cumini (L.) Skeeis) Terhadap Staphylococcus aureus dan Estherichia coli Serta Skrining Fitokimia
Anindito Widyantoro, Drs. Didik Gunawan, S.U., Apt.; dr. Ilyas; Dra. Sri Mulyani, Apt.
1989 | Skripsi | S1 FARMASIUsaha untuk mengembangkan potensi obat-obat alamiah dari tanaman yang tumbuh di Indonesia, maka telah dilakukan penelitian terhadap aktivitas ekstrak daun Jamblang (Syzygium cumini (L.) Skeels) dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dan mengenai kandungan kimianya. Ekstrak diperoleh dengan cara sokhletasi serbuk daun secara bertahap yaitu pertama kali serbuk disokhletasi dengan petroleum eter sampai jernih, setelah itu serbuk diambil dan dikeringkan. Serbuk disokhletasi lagi menggunakan etanol 80% sampai jernih. Serbuk diambil dan dikeringkan kemudian diinfus dengan air. Pemeriksaan aktivitas ekstrak daun dalam menghambat pertumbuhan bakteri dilakukan dengan metode difusi (sumuran). Konsentrasi yang digunakan adalah 3 g/ml, 4 g/ml dan 6 g/ml. Besarnya aktivitas dapat dilihat dengan melihat diameter hambatan masing-masing ekstrak dari masing-masing konsentrasi. Pemeriksaan kandungan kimia ekstrak meliputi senyawa golongan triterpen, fenol, flavonoid, tanin dan gula. Kemudian serbuknya diuji kandungan senyawa yang mudah menguap, pengujian dilakukan dengan kromatografi lapis tipis. Untuk tanin pengujian ditambah dengan uji tabung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Jamblang mempunyai aktivitas menghambat pertumbuhan Staphylo- coccus aureus dan Escherichia coli. Ekstrak etanol memberikan aktivitas hambatan terhadap S. aureus dan E. coli pada konsentrasi 5 g/ml, 4 g/ml dan 6 g/ml. Ekstrak air juga memberikan aktivitas hambatan terhadap Staphylococcus aure us dan Escherichia coli pada konsentrasi 3 g/ml, 4/ml dan 6 g/ml. Berdasarkan hasil kromatografi lapis tipis dan AS oven, dengan pereaksi spesifik, serta dengan uji tabung menunjukkan bahwa, daun Syzygium cumini (L.) Skeels menganaung paling sedikit 5 senyawa golongan triterpen, 4 senyawa flavonoid, 1 senyawa fenol, tanin, gula bebas, gula terikat dan senyawa yang mudah menguap. Adanya senyawa flavonoid, fenol dan tanin memungkinkan ekstrak daun,jamblang mempunyai aktivitas menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli,
Kata Kunci : Escherichia coli, Jamblang, Staohylococcus aureus