Laporkan Masalah

Pengaruh pemakaian masker standar terhadap tingkat keracunan pestisida pada petani bawang merah di Kabupaten Bantul

SYAHRIZAL, Hendra, Prof.Dr.dr. Adi Heru Sutomo, MSc.,D.Comm.,Nutr

2004 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Kerja

Selain memberi dampak positif berupa peningkatan hasil produksi pertanian, pestisida juga merupakan bahan beracun dan berbahaya, yang apabila tidak dikelola dengan baik, dapat menimbulkan dampak negatif berupa keracunan pestisida. Pemakaian alat pelindung diri dalam hal ini masker standar pelindung pernafasan dan karakteristik pemaparan berupa frekuensi, lama kerja, dan banyaknya jenis pestisida, merupakan hal penting dalam mempengaruhi tingkat keracunan pestisida. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemakaian masker standar dan karakteristik pemaparan terhadap tingkat keracunan pestisida. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan one group pretest – postest design. Penelitian ini melibatkan 35 orang sebagai subyek eksperimen sekaligus sebagai kontrol yang dipilih secara acak sederhana dari 57 orang petani bawang merah pengguna pestisida di Kabupaten Bantul. Tiga puluh orang subyek penelitian diikutsertakan dalam analisis statistik. Analisis data dengan t-test dan Multiple Regression. Hasil analisis menunjukkan ada perbedaan rerata aktivitas kolinesterase darah petani pengguna pestisida yang sangat bermakna antara sebelum dan sesudah pemakaian masker standar (p = 0,000). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rerata aktivitas kolinesterase darah atau penurunan rerata tingkat keracunan pestisida sebesar 21,67% sesudah memakai masker standar dibandingkan sebelum memakai. Kesimpulannya adalah pemakaian masker standar mempunyai pengaruh terhadap tingkat keracunan pestisida, yaitu dapat menurunkan dari rerata keracunan sedang menjadi keracunan ringan

In addition can give positive impacts in the form of increasing agricultural production outcomes, pesticide is also a dangerous and poisonous substance if it is not managed well then it will cause such negative impact as pesticide poisoned. The use of a self-protecting tool in this case a standard mask of respiratory protection and exposure characteristics such as frequency, working duration, and the presence of many kinds of pesticide are all important things in affecting pesticide poisoned rate. Purposes of the study are to know effects of using standard mask and exposure characteristic to pesticide poisoned rate. Kind of the recent study is a quasi-experiment using a plan of one group pretest-postest design. The sudy involved 35 persons as experiment subjects all at once as control chosen in simple randomly of 57 red onion farmers using pesticide in Bantul Regency. Thirty subjecs in the study included into statistical analysis. Data analysis used t-test and Multiple Regression. Of the analysis results they are indicated that there are averege differences of blood cholinesterase activities of farmers using pesticide and they are very significant before and after using the standard mask (p = 0,000). Result of the study showed increases of blood cholinesterase activities in average or reduces of pesticide poisoned rate in average as big as 21,67% after using the standard mask compared with before using them. The conclusion is that the use of standard mask has an affect to pesticide poisoned rate where the standard mask can reduce a moderate poisoned being a light poisoned in average. xi

Kata Kunci : Kesehatan Kerja,Keracunan Pestisida,Masker Standar


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.