PENGARUH RETANNING DENGAN SYNTAN PADA KUALITAS FISIK KULIT ULAR YANG DISAMAK FORMALIN
Tengku Nurul Azizah, Nanung Agus F. S.Pt., M.Sc., Ph.D.; Prof. Dr. Ir. Suharjono Triatmojo, MS.
2012 | Skripsi | S1 PETERNAKANPENGARUH RETANING DENGAN SYNTAN PADA KUALITAS FISIK KULIT ULAR YANG DISAMAK FORMALIN TENGKU NURUL AZIZAH (08/270104/PT/05541) INTISARI Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan bahan penyamak syntan dan formalin pada level yang berbeda terhadap kualitas kulit ular. Penelitian menggunakan 12 lembar kulit ular yang dibagi kedalam 4 perlakuan. Perlakuan A merupakan kulit ular yang disamak dengan formalin 4% dan disamak ulang dengan syntan 2%, perlakuan B merupakan kulit ular yang disamak dengan formalin 4% dan disamak ulang dengan syntan 4%, perlakuan C merupakan kulit ular yang disamak dengan formalyn 4% dan disamak ulang dengan syntan 6% dan perlakuan D merupakan kulit ular yang disamak dengan formalin 4% dan disamak ulang dengan syntan 8%. Analisis statistik yang digunakan yaitu analisis variansi rancangan acak lengkap pola searah dan jika menjadi perbedaan yang signifikan akan dilanjut dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test. Penyamakan kulit menggunakan bahan retaning yang berbeda level berpengaruh nyata terhadap parameter kualitas kekuatan tarik, kelemasan, dan uji kualitas kadar air, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap parameter kemuluran dan suhu kerut. Nilai dari setiap uji parameter kualitas kulit ular tersamak dalam semua perlakuan pemberian retanning dengan syntan pada kualitas kulit ular yang disamak formalin telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) 06-4586-1998. Hasil yang penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa perlakuan dengan formulasi formalin 4% yang ditingkatkan dengan syntan 2% menghasilan kulit samak ular yang paling efektif dan efisien. (Kata kunci: Kulit Ular, Retanning, Syntan, Formalin, Kualitas kulit samak)
EFFECT OF RETANNING WITH SYNTAN ON PHYSICAL QUALITY OF SNAKE LEATHER TANNED WITH FORMALIN TENGKU NURUL AZIZAH (08/270104/PT/05541) ABSTRACT This research was intended to study effect of usage of different syntan and formalin tanning material level on quality of snake leather. The research used 12 snake leather sheets grouped into 4 treatments. Treatment A was snake leather tanned with 4% formalin and retanned with 2% syntan; treatment B was snake leather tanned with 4% formalin and retanned with 4% syntan; treatment C was snake leather tanned with 4% formalin and retanned with 6% syntan; and treatment D was snake leather tanned with4% formalin and retanned with 8% syntan. It used one-way completely random design variance analysis and if there is significant difference it was followed with Duncan’s New Multiple Range test. Leather retanning used different level of retanning material gave significantly different effect on quality parameters of tensile strength, flexibility, and water content, but no significant effect on elasticity and furrow temperature. Value of each test parameter of tanned snake leather quality in all treatment indicated that retanning with syntan on quality of formalin tanned snake leather have complied with the Indonesian national Standard (SNI) 06-4586-1998. The result showed that formulation of formalin 4% and was continued with syntan 2% give most effective and efficient to quality of snake skin leather (Keywords: Snake leather, Retanning, Syntan, Formalin, Leather quality)
Kata Kunci : Kulit Ular, Retanning, Syntan, Formalin, Kualitas kulit samak