Laporkan Masalah

Hubungan masa kerja dan tingkat kebisingan dengan nilai ambang pendengaran dan gangguan pendengaran tenaga kerja wanita pada unit PT. Samitex Yogyakarta

SUHARYANA, Dr.dr. Lientje Setyawati Maurits, MS.,Sp.Ok

2004 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Kerja

PT. Samitex Yogyakarta, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang textil dengan hasil akhir berupa kain mori. Dalam proses produksinya terutama di bagian tenun terdapat kebisingan di atas nilai ambang batas yang ditentukan yaitu 85 dBA. Apabila hal ini berlangsung terus menerus dalam waktu yang relatif lama dapat mengakibatkan naiknya nilai ambang pendengaran tenaga kerja yang pada akhirnya terjadi gangguan pendengaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) hubungan tingkat kebisingan dengan nilai ambang pendengaran; (2) hubungan masa kerja dengan nilai ambang pendengaran; (3) hubungan tingkat kebisingan dengan terjadinya gangguan pendengaran; dan (4) hubungan masa kerja dengan risiko terjadinya gangguan pendengaran. Penelitian ini merupakan observasional dengan rancangan cross sectional, dengan populasi tenaga kerja wanita yang bekerja di bagian tenun. Teknik penentuan responden di gunakan dengan kriteria inklusi, hasil dari inklusi di peroleh n = 51 responden kelompok studi dan 30 responden kelompok kontrol. Variabel bebas dari penelitian ini adalah tingkat kebisingan dan masa kerja, variabel terikatnya adalah nilai ambang pendengaran dan gangguan pendengaran. Analisa data menggunakan uji t, anova dan chi square. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa: (1) terdapat hubungan yang sangat signifikan antara tingkat kebisingan dengan nilai ambang pendengaran baik telinga kanan maupun kiri; (2) terdapat hubungan yang sangat signifikan antara tingkat kebisingan dengan terjadinya gangguan pendengaran; (3) terdapat hubungan yang sangat signifikan antara masa kerja dengan nilai ambang pendengaran untuk telinga kanan dan signifikan untuk telinga kiri; dan (4) Terdapat hubungan yang signifikan antara masa kerja dengan terjadinya gangguan pendengaran untuk telinga kiri dan tidak ada hubungan untuk telinga kanan

PT. Samitex Yogyakarta is a company, which moves in textile with unbleached plain cloth as the result. In this production process, mainly in the weaving department, there is a noise, which is more than the determined limit that is 85 dBA. If this goes continuously for long time, this can increase the value of worker’s hearing limitation, which causes a hearing disturbance. This research purposed to know: (1) the relationship of the noisy level with the value of hearing limitation; (2) the relationship of worker’s working time with the value of hearing limitation; (3) the relationship of the noisy level with the risk of hearing disturbance; and (4) the relationship of working time with the hearing disturbance. This research was an observational with cross sectional design.The Population of this research was the workers of the weaving department. The respondent research technique used in this research was inclusive criteria, then the result was n = 51 of studying group respondents and 30 respondents, who were as the controlling group. The free variable was the noisy level and working time, meanwhile, the binding variable was the value of hearing level and hearing disturbance. The data analyses were t test, ANOVA and chi square. Based on the research, the results were: (1) there was a very significant relationship of the noisy level with the value of hearing level, for both ears; (2) there was a very significant relationship of the noisy level with the risk of hearing disturbance; (3) there was a very significant relationship of the working time with the value of hearing level for the right ear and it was just significant for the left ear; (4) there was a significant relationship of working time with the risk of hearing disturbance for the left ear and it was not significant for the right one

Kata Kunci : Kesehatan Kerja,Gangguan Pendengaran,Masa Kerja dan Kebisingan

  1. S2-2004-Suharyana-abstract.pdf  
  2. S2-2004-Suharyana-bliography.pdf  
  3. S2-2004-Suharyana-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2004-Suharyana-title.pdf