Laporkan Masalah

PENGARUH pH DAN SUHU TERHADAP AKTIVITAS ENZIM FITASE BAKTERI YANG DIISOLASI DARI TANAH SEKITAR LIMBAH PEMBUATAN TAHU

Nanda Abdaz Pramono, Asih Kurniawati, S.Pt., M.Sc.; Prof. Dr. Ir. Lies Mira Yusiati, SU,

2013 | Skripsi | S1 PETERNAKAN

PENGARUH pH DAN SUHU TERHADAP AKTIVITAS ENZIM FITASE BAKTERI YANG DIISOLASI DARI TANAH SEKITAR LIMBAH PEMBUATAN TAHU Nanda Abdaz Pramono 08/272827/PT/05599 INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pH dan suhu terhadap aktivitas enzim fitase yang dihasilkan oleh bakteri yang telah berhasil diisolasi dari tanah sekitar buangan limbah pembuatan tahu. Bakteri diperbanyak pada media berbahan trypton 0,5 g, NaCl 0,5 g, yeast extract 0,025 g, agar 1 g, aquadest 50 ml dan menggunakan substrat bekatul 1% (Modified Luria Bertany). Bakteri kemudian ditanam pada tabung reaksi berisi media Modified Luria Bertany (MLB) cair dengan variasi pH 4,5 ; 5 ; 5,5 ; 6 ; 6,5; dan 7 lalu diinkubasi pada suhu 37ºC selama 2 hari untuk mengetahui pH optimal. Enzim yang dihasilkan bakteri kemudian diuji aktivitasnya. Selanjutnya bakteri ditanam pada tabung reaksi berisi media Modified Luria Bertany (MLB) cair dan diinkubasi dengan variasi suhu 25, 30, 37, 45, 50, dan 55°C dan pH optimal (5) selama 2 hari. Enzim yang dihasilkan oleh bakteri kemudian diuji aktivitasnya. Data aktivitas enzim dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola searah dan perbedaan rata-rata diuji menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri yang diisolasi dari tanah limbah pembuatan tahu termasuk bakteri gram negatif yang bersifat aerobik. Enzim fitase dari bakteri pendegradasi fitat memiliki aktivitas tertinggi pada pH 5 dan suhu 30°C dengan aktivitas spesifik sebesar 10,62 U/mg. Perbedaan pH inkubasi tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap aktivitas enzim namun perbedaan suhu inkubasi menunjukkan pengaruh nyata. (kata kunci: fitase, pH dan suhu aktivitas enzim bakteri penghasil fitase)

THE EFFECTS OF pH AND TEMPERATURE ON PHYTASE ACTIVITY ISOLATED FROM TOFU INDUSTY WASTE SOIL Nanda Abdaz Pramono 08/272827/PT/05599 ABSTRACT This study aims to determine the optimal pH and temperature of phytase produced by bacteria isolated from soil around tofu waste disposal manufacturing. Bacteria were isolated and propagated in the media made Tryptone 0.5 g, 0.5 g NaCl, 0.025 g yeast extract, to 1 g, 50 ml of distilled water and use rice bran substrate 1% (Modified Luria Bertany). Bacteria then were cultured in test tubes containing media Bertany Modified Luria (MLB) fluid with the variation of pH 4.5, 5; 5.5, 6; 6.5, and 7 then incubated at 37 º C for 2 days to determine the optimal pH . Enzymes produced by bacteria were tested its activity. Furthermore, the bacteria grown in test tubes containing Bertany Modified Luria (MLB) fluid with the variation of temperature of 25, 30, 37, 45, 50, and 55 °C and optimal pH (5) and incubated for 2 days to determine the optimal temperature. Enzymes produced by bacteria were tested its activity. Enzyme activity data were analyzed using completely randomized design of variance pattern and differences between mean were tested using Duncan's Multiple Range Test (DMRT). The results revealed that the bacteria isolated from the soil around tofu waste manufacturing was aerobic gram-negative bacteria. The highest activity of enzyme phytase at pH 5 and 30 °C with a specific activity of 10.62 U / mg. The difference in pH incubation showed no significant effect on enzyme activity but the difference in incubation temperature showed a significant effect. (keywords: phytase, pH and temperature for bacterial enzyme phytase activity)

Kata Kunci : fitase, pH dan suhu aktivitas enzim bakteri penghasil fitase


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.