Representasi Nilai Produksi Ekonomi Wilayah Berdasarkan Data-Data Spasial
Adik Amin Nashrudien, Retno Widodo Dwi Pramono, ST, M.Sc., Ph.D.
2024 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & Daerah
Tujuan utama
perencanaan pembangunan salah satunya adalah membuat kebijakan dan program
untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi agar kualitas hidup masyarakat yang
tinggal dan bekerja meningkat. Perencanaan yang cermat diperlukan data aktivitas
ekonomi yang cukup rinci paling tidak hingga pada tingkat komunitas yang
dapat menggambarkan heterogenitas dari wilayah untuk analisis yang lebih
detail dan lebih mendalam mengenai dinamika produksi dan transaksi yang
merupakan jantung dari analisis ekonomi. Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang
secara resmi dikeluarkan oleh pemerintah saat ini hanya pada skala makro yang
mengasumsikan nilainya merata di seluruh wilayah administrasi dan tidak
menggambarkan heterogenitas hingga pada tingkat komunitas dan sebaran
sentra-sentra kegiatan ekonomi, sehingga penurunan skala (downscaling)
PDRB secara spasial perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan
teknik downscaling untuk menghasilkan nilai estimasi dengan skala yang
lebih kecil dari pada nilai aktual. Metode yang digunakan adalah Geographically
Weighted Regression (GWR) dari data nighttime light dan tutupan
lahan yang ditambahkan data indeks vegetasi. Indeks vegetasi ditambahkan untuk
meningkatkan akurasi dari hasil estimasi PDRB. Karena data tutupan lahan saja
tidak cukup sensitif terhadap sebaran produktivitas lahan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa GWR downscaling dengan menambahkan indeks vegetasi
mempunyai nilai R2 yang mendekati nilai 1 yaitu sebesar 0,9988; 0,9993; dan 0,9991 untuk masing-masing estimasi PDRB sektor primer, sektor
sekunder dan tersier, dan total PDRB. Nilai R2 yang mendekati nilai
1 menunjukkan bahwa metode yang dilakukan efektif untuk mengestimasi nilai PDRB
downscaling.
One of the main
objectives of development planning is to create policies and programmes to
boost economic growth so that the quality of life of the people living and
working improves. Careful planning requires sufficiently detailed data on
economic activity at least at the community level that can describe the
heterogeneity of the region for a more detailed and in-depth analysis of the
dynamics of production and transactions that are at the heart of economic
analysis. The Gross Regional Domestic Product (GDP) data officially
issued by the current government is only on a macro scale that assumes equal
values across the administrative territory and does not describe heterogeneity
up to the community level and the spread of economic activity centers. Therefore,
the spatial downscaling of the GRDP needs to be done. This research aims to
formulate downscaling techniques to produce estimated values with a scale
smaller than the actual value. The method used is Geographically Weighted
Regression (GWR) of the nighttime light and land cover data added to the
vegetation index data. Vegetation index is added to improve the accuracy of the
PDRB estimates because land coverage data alone is not sensitive enough to the
land productivity spread. The results of the study showed that GWR downscaling
by adding the vegetable index has R2 values that are close to 1
which is 0.9988, 0.9993, and 0.9991 for each estimate of the GRDP of the
primary, secondary and tertiary sectors, and the total GRDP. R2
values close to 1 indicate that the method is effective in estimating
downscaling PDRB values.
Kata Kunci : PDRB downscaling, Pola Distribusi PDRB, Geographically Weighted Regression, GWR downscaling, nighttime light