Laporkan Masalah

Kajian Pencemaran Lingkungan Pada Perairan Sungai Batanghari Akibat Aktivitas Masyarakat Di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi

WISKA DINI FEBRIA, Dr. Tjahyo Nugroho Adji, M. Sc. Tech.; Dr. Agus Joko Pitoyo, S. Si., M. A.

2024 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

Laju pertumbuhan penduduk yang terus meningkatkan akan meningkatkan jenis kebutuhan penduduk. Berbagai aktivitas yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup tersebut akan mengakibatkan pencemaran seperti aktivitas yang berada di sekitar sungai. Aktivitas pertanian, perkebunan kelapa sawit, permukiman, pertambangan pasir, Pertambangan Emas Tanp Izin (PETI) yang dapat ditemui di Sungai Batanghari di Kabupaten Tebo, berpotensi mengakibatkan kerusakan lingkungan pada aspek abiotik, biotik dan kultural. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aktivitas masyarakat dan pola pembuangan limbah terhadap tingkat pencemaran lingkungan pada perairan Sungai Batanghari serta merumuskan strategi pengelolaan untuk mengendalikan pencemaran lingkungan pada perairan Sungai Batanghari. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Lokasi pengambilan sampel ditentukan dengan metode puposive sampling. Parameter yang dikaji meliputi komponen abiotik (Suhu, TDS, pH, kekeruhan, BOD, COD, DO, Hg, Nitrat dan Total Coliform), komponen biotik (keberadaan plankton) dan komponen kultural,  kemudian dianalisis tingkat kerusakaan melalui nilai Indeks Percemar (IP), Indeks Diversitas plankton dan hasil kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi pencemaran lingkungan perairan pada komponen abiotik ditunjukkan oleh nilai BOD, DO, kekeruhan, Total Coliform di semua titik sampel dan nilai COD di titik sampel 4 yang tidak memenuhi baku mutu kelas I. Tingkat pencemaran dari nilai IP tergolong tercemar sedang dengan nilai berkisar 6,0989-9,1076  dan berdasarkan nilai Indeks Diversitas tergolong tercemar sedang dengan kisar nilai 1,5342-2,0369. Ditinjau dari aspek kultural, sebanyak 72,5% masyarakat memiliki persepsi yang sedang terhadap pencemaran sungai. Strategi pengelolaan lingkungan yang mungkin dilakukan adalah dengan pendekatan teknologi, pendekatan institusi dan pendekatan sosial.

The increasing population growth rate will increase various types of population needs. Various activities carried out to meet the needs of life will result in pollution such as activities around the river. Agricultural activities, oil palm plantations, settlements, sang mining, unlicensed gold mining that can be found in the Batanghari River in Tebo Regency, have the potential to cause environmental damage to abiotic, biotic and cultural aspects. This study aims to assess community activities and waste disposal patterns around the Batanghari Rivers, examine the effect of community activities and waste disposal patterns on the level of environmental pollution in Batanghari Rivers waters and formulate management strategies to control environmental pollution in Batanghari River waters. The method used is descriptive with a quantitative approach and qualitative approach. The sampling location was determined by purposive sampling method. The parameters studied included abiotic components (Temperature, TDS, pH, turbidity, BOD, COD, DO, Hg, Nitrate and Total Coliform), biotic components (presence of plankton) and cultural components, which were then analyzed for their level of damage through the Pollution Index (IP) value, plankton Diversity Index and questionnaire results. The results showed that there was pollution of the aquatic environment in the abiotic component indicated by the values of BOD, DO, turbidity, Total Coliform at all sample point and COD values at sample point 4 which did not meet class I quality standards. The level of damage from the IP value is moderately polluted with values ranging from 6,0989-9,1076 and based on the Diversity Index value is classified as moderately polluted with a value range of 1,5342-2,0369. In terms of cultural aspects, 72,5% of people have a moderate perception of river pollution. Possible environmental management strategies are technological approaches, institutional approaches and social approaches. 

Kata Kunci : Kabupaten Tebo, Aktivitas Masyarakat, Sungai Batanghari / Tebo Recency, Community Activities, Batanghari River

  1. S2-2024-467795-abstract.pdf  
  2. S2-2024-467795-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-467795-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-467795-title.pdf